10 Sapi dan 4 Kambing Daging Kurban Dibagikan Kepada 150 Kepala Keluarga Gang Panglipur Sukabumi

Kamis, 05 September 2019 - 00:00 WIB

10 Sapi dan 4 Kambing Daging Kurban Dibagikan Kepada 150 Kepala Keluarga Gang Panglipur Sukabumi
10 Sapi dan 4 Kambing Daging Kurban Dibagikan Kepada 150 Kepala Keluarga Gang Panglipur Sukabumi
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - DKM Masjid Assalamah Gang Panglipur (Lipur), Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi melaksanakan pemotongan hewan kurban Idul Adha 2019 (1441 Hijriah).


Panitia Kurban DKM Masjid Assalamah, Adjat Daradjat Ansor, kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, untuk pemotongan hewan kurban Idhul Adha kali ini, Pihaknya menerima 8 ekor Sapi dan 2 ekor Kambing yang dihimpun dari warga Gang Panglipur.


Sementara itu dari pihak luar yang ikut serta berpartisipasi memberikan hewan kurban diantaranya dari PT Intitex dan Rumah Makan Alam Sunda masing-masing 1ekor Sapi, Matahari Dept Store 1 ekor Kambing, dan Perusahaan Pembangunan Pasar Pelita PT Fortunindo Tri Perkasa ikut menyumbang 1 ekor kambing.


"Jadi jumlah keseluruhan Kurban Idhul Adha kali ini jumlah hewan kurban 10 ekor Sapi dan 4 ekor Kambing," kata Adjat, Minggu (11/8).


BACA JUGA : Kota Sukabumi Masuk Hazard Zone 1 Jika Gunung Gede Pangrango Meletus


Masih kata Adjat, untuk pendistribusian daging kurban, warga setempat hanya tercatat sebanyak 150 kepala keluarga (KK).


"Warga Gang Lipur sini hanya 150 KK, yang banyak justru untuk masyarakat luar," kata Adjat.



Pendistribusian daging kurban bagi masyarakat umum (bukan warga Gang Panglipur) seluruhnya berjumlah 1250 paket, terbagi menjadi 450 paket diberikan kepada Jemaah Masjid Assalamah, 600 paket bagi warga luar dan 200 paket bagi aparatur (kelurahan/keamanan).


BACA JUGA : Rekontruksi Polisi, RH Perkosa Sebelum Cekik Hingga Tewas Gadis Cantik Alumni IPB


Disinggung soal himbauan larangan pemakaian kantung kresek (plastik) pada pembungkus daging kurban, Adjat mengatakan untuk tahun ini Panitia Kurban masih mempergunakan plastik namun kedepan, Pihaknya akan mulai mensosialisasikan untuk mempergunakan pembungkus lain selain plastik.


"Disini pakai kantung khusus plastik bening minyak, jadi untuk jeroan 2 ons dipisah dan untuk daging 3 ons semua pakai plastik bening, jadi keresek hanya untuk jinjingan saja,"


"Kedepannya kita akan lebih sosialisasikan untuk memakai bahan lain selain plastik," jelasnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi