Polisi Buru Pelaku Pembunuh Pria Asal Tanah Rencong di Sukabumi

Selasa, 30 Juli 2019 - 00:00 WIB

Polisi Buru Pelaku Pembunuh Pria Asal Tanah Rencong di Sukabumi
Polisi Buru Pelaku Pembunuh Pria Asal Tanah Rencong di Sukabumi
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Seorang pria asal Aceh ditemukan bersimbah darah didalam rumah kontrakannya di kawasan Kampung Babakan Anyar RT 8 RW 03 Kelurahan / Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sore tadi sekira pukul 16.00 WIB, Rabu (3/7/2019).


Syaeful Idris, Pria kelahiran Tanah Rencong 32 tahun lalu tewas bersimbah darah dengan luka sayatan pada bagian leher.


Jajaran Kepolisian Sektor Cibadak bersama Kepolisian Resor Sukabumi tengah melakukan olah TKP dilokasi tewasnya Korban.


BACA JUGA : Diduga Dibunuh, Mayat Pria Berceceran Darah di Cibadak Sukabumi


Kapolsek Cibadak, Kompol Suhardiman kepada awak media mengungkapkan, saat ini Polisi telah berhasil mengantongi ciri ciri Pelaku.


Lebih jauh Kompol Suhardiman mengatakan, saat ini Aparat Kepolisian tengah memburu tersangka pembunuh Syaeful Idris.


"Ya, di leher korban terdapat dua sayatan senjata tajam. Kami sudah mengantongi ciri-ciri pelaku. Saat ini masih melakukan pendalaman," kata Kompol Suhardiman, Rabu (3/7/2019).


BACA JUGA : Pria Asal Aceh Tewas di Sukabumi


Disinggung awak media terkait motif pembunuhan ini, Suhardiman menyatakan Pihaknya masih melakukan pendalaman, dugaan sementara, motif pembunuhan tersebut terjadi karena hubungan asmara.


"Namun kami tidak mau spekulasi lebih jauh sebelum pelaku berhasil diamankan," tutur Suhardiman.


Sementara itu, jenazah korban saat ini masih menjalani otopsi di RSUD Sekarwangi Cibadak, "Masih menunggu saudaranya dari Jakarta," pungkasnya.


BACA JUGA : Aksi Bobol Kaca Mobil di Sukabumi, Jarah Uang Milyaran Rupiah


Sementara itu, ditemui di RSUD Sekarwangi Cibadak, Salim, rekan sekampung yang juga masih kerabat Korban mengatakan jika Syaeful tinggal sendiri di Kontrakan dan kesehariannya menjual kopi dan makanan ringan.


"Saya kaget mendengar kabar ini, semua keluarga sudah dihubungi, Saya berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat beratnya," jelas Salim.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi