Wajib Tahu! Penerimaan Peserta Didik Baru di Sukabumi Ada 3 Kategori

Rabu, 26 Juni 2019 - 00:00 WIB

Wajib Tahu! Penerimaan Peserta Didik Baru di Sukabumi Ada 3 Kategori
Wajib Tahu! Penerimaan Peserta Didik Baru di Sukabumi Ada 3 Kategori
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bebas Pungli (Pungutan Liar) di Wilayah Sukabumi tengah dilakukan.


Hal tersebut diungkapkan Staf Kasi Pelayanan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sukabumi, Agus Buchary saat ditemui TatarSukabumi.ID, Selasa 18/6/2019.


Staf Kasi Pelayanan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sukabumi yang bertugas sebagai tim Informasi dan pengaduan PPDB ( Penerimaan peserta didik baru ) 2019 jenjang SMA-SMK-SLB menjelaskan mengenai pelaksanaan hari ke-2 pelaksanaan PPDB.


BACA JUGA : Silaturahmi Jadi Poin Utama Halal Bihalal Dinas Pendustrian dan ESDM Kabupaten Sukabumi


"Pertama adalah melakukan sosialisasi untuk wilayah Kota telah dilaksanakan di SMAN 3 Kota Sukabumi, dihadiri pihak Kejaksaan, Walikota, seluruh Kepala Sekolah, pengawas dan sebagian orangtua siswa didik baru," ucap Agus.


"Dan setiap sekolah nantinya diwajibkan melaporkan sosialisasi tentang PPDB , semuanya kemudian akan kami rekap," lanjut Agus.


"Setelah itu diminta dilaporkan pada Dinas Pendidikan Provinsi bahwa semua sekolah sudah melaksanakan sosialisasi PPDB," lanjut Staf Kasi Pelayanan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sukabumi.


BACA JUGA : Sekolah Tidak Terima SKTM, Inilah Proses dan Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2019 - 2020


"Misalkan SMA 3 berkewajiban melakukan sosialisasi terhadap zonasi yang telah ditentukan, ada 8 Kecamatan di Kabupaten, untuk zonasi semuanya dari SMA 1,2,3, dan 5 zonasinya ada 8 Kecamatan mulai dari Kecamatan Sukabumi, Cisaat, Kadudampit, Gunungguruh, Kebonpedes, Cireunghas, Gegerbitung, Sukaraja sudah dilaksanakan sosialisasinya oleh hampir seluruh sekolah di Kota Sukabumi," panjang Agus Buchary.


"Dan Alhamdulillah masyarakat yang datang dan diundang (sosialisasi) adalah sebagian orang tua peserta didik SMP supaya paham tentang tiga kategori dari zonasi, prestasi dan perpindahan siswa," tutur Agus.


"Pilihan pertama semisal SMA yang ketiganya pilihan diluar zonasi, karena berdasarkan nomor NIK nya sudah terkunci, tapi yang membedakan pada saat ini hanya satu yakni untuk SMK tidak ada zonasi," tegas.


BACA JUGA : SMKN 1 Pertanian Cibadak Bantah Lulusan SMK Penyumbang Pengangguran Terbesar di Indonesia

"Jumlah kuota peserta siswa didik baru rata-rata satu sekolah 12 kelas dengan jumlah sekitar 36 siswa,"


Mengenai permasalahan yang dialami orangtua siswa PPDB, Agus Buchary kembali menambahkan.


"Kalau selama ini kami tidak begitu tahu tentang (adanya) masalah, karena biasanya kemunculannya komplen dari orang tua calon peserta didik baru sendiri, kalau anaknya cukup mumpuni mereka santai bisa diterima,"


BACA JUGA : PPDB Sistem Zonasi, Warga 6 Kecamatan Bisa Daftar ke SMAN 1 Cibadak


"Justru yang repot itu bila kriteria persyaratan anak tidak lengkap. Makanya ketika sosialisasi diharapkan agar peran semua pihak dalam mensukseskan program ini." Tegas Agus.


Harapannya, "Mudah-mudahan dengan sistem perubahan ini, hal tersebut bisa mengurangi (masalah), karena semua sudah diklik dengan sistem, biasanya masalah itu bukan ketika proses PPDB tapi muncul pasca PPDB," tandas Agus, Selasa (18/6/2019) di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sukabumi di Jalan Pabuaran, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.


Reporter : Rapik Utama
Editor : Ardi Kusuma
(*)