Sidang Perselisihan Pemilu 2019 di MK, Fahmi Minta Warga Sukabumi Tidak ke Jakarta

Rabu, 26 Juni 2019 - 00:00 WIB

Sidang Perselisihan Pemilu 2019 di MK, Fahmi Minta Warga Sukabumi Tidak ke Jakarta
Sidang Perselisihan Pemilu 2019 di MK, Fahmi Minta Warga Sukabumi Tidak ke Jakarta
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Masyarakat Sukabumi diminta untuk tidak melakukan mobilisasi massa hadiri sidang perselisihan hasil Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta.


Hal ini diungkap Walikota Sukabumi Achmad Fahmi kepada TatarSukabumi.ID.


"Saya menghimbau warga Sukabumi untuk tidak perlu berangkat ke Jakarta, karena tetap kita inginkan situasi kondusif senantiasa," ungkap Fahmi, Sabtu (15/6/2019).


BACA JUGA : Ada Kendala, Bus Kota Trayek Jalur Lingkar Selatan Sukabumi Belum Bisa Beroperasi


Masih kata Dia, dengan berduyun-duyun masyarakat menghadiri sidang MK, justru bisa mengganggu jalannya persidangan.


"Mari sama sama secara bijak kita berikan kepada pihak yang berwenang sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku," kata Fahmi.


Apabila terjadi mobilisasi warga ke Gedung MK Jakarta, dikhawatirkan ada pihak pihak yang sengaja memprovokasi sehingga terjadi hal hal yang tidak diinginkan.


"Saya menghimbau dan mengajak kepada seluruh warga Kota Sukabumi untuk tidak mudah terprovokasi dengan berbagai hal yang kita tidak ketahui kebenarannya khususnya berhubungan dengan sengketa Pilpres yang saat ini sedang berjalan," jelas Fahmi.


BACA JUGA : Pegawai Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi Tewas Tergantung


Apabila warga terpancing dan ikut terprovokasi, hal ini dikhawatirkan justru bisa memicu kerusuhan bahkan lebih parah hingga menimbulkan kekerasan.


"Kita jadikan Indonesia kita menjadi Indonesia yag damai dengan sama sama stop kekerasan dan stop kerusuhan untuk Indonesia yang damai tentunya," tandasnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi