Calon Haji Sukabumi Masih Tunggu Kepastian Pemberangkatan Sebagian Belum Terima Visa

Selasa, 30 Juli 2019 - 00:00 WIB

Calon Haji Sukabumi Masih Tunggu Kepastian Pemberangkatan Sebagian Belum Terima Visa
Calon Haji Sukabumi Masih Tunggu Kepastian Pemberangkatan Sebagian Belum Terima Visa
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Calon Jemaah Haji (Calhaj) Kota Sukabumi saat ini masih menunggu kepastian jadwal keberangkatan menuju tanah tanah suci, padahal musim Haji tahun 2019 sudah diambang pintu, Rabu (26/6/2019).

Kepala Seksi penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kantor Kementrian Agama Kota Sukabumi, Dagus Surahman mengatakan, terlambatnya informasi kepastian jadwal keberangkatan Calhaj Sukabumi salah satunya dipengaruhi oleh rencana penambahan 10 ribu kuota jemaah haji asal Indonesia.


"Sampai sekarang belum ada kepastian jadwal pemberangkatan. Soalnya, dengan adanya penambahan kuota, pasti ada penambahan jadwal penerbangan juga," kata Dagus, Rabu (26/6).


BACA JUGA : Anggaran Pemilihan Bupati Sukabumi Mencapai 85 Miliar


Jemaah Haji asal Kota Sukabumi pada rencana awal dijadwalkan akan ditempatkan pada Keloter 37 JKS, dengan jadwal pemberangkatan 16 Juli 2019 mendatang.


Namun, hingga saat ini Kantor Kementrian Agama Kota Sukabumi belum dapat memastikan jadwal pemberangkatan akan berjalan sesuai dengan rencana awal.


"Kita masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak maskapai. Kemungkinan ada pergeseran waktu maju satu hari," tukasnya.


BACA JUGA : Detik Terakhir Pengumuman Sengketa Pilpres oleh MK Polres Sukabumi Jaga Akses Utama Pintu Gerbang Jakarta


Selain belum pastinya jadwal keberangkatan, dari total 278 Calhaj asal Kota Sukabumi, sejumlah jemaah mengaku masih belum menerima visa dari kedutaan Saudi Arabia.


Hingga saat ini tercatat baru sekitar seratus orang Calhaj yang telah menerima visa, "Untuk Paspor sudah selesai semua sejak Maret.  Tinggal menunggu sisa visa, mudah-mudahan tidak lama lagi semuanya akan menerima," jelas Dagus.


Untuk jumlah kuota haji Kota Sukabumi mengalami kenaikan sebanyak 21 jemaah, ditahun 2018 sebelumnya hanya 257 orang sementara tahun 2019 ini bertambah menjadi 278.


Sempat disinggung awak media terkait Calhaj yang baru mendaftar di tahun 2019, menurut Dagus untuk Calhaj yang baru mendaftar ditahun ini maka untuk pemberangkatan akan menunggu antrian hingga 16 tahun kedepan.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi