Bendungan Jebol, 38 Hektare Lahan di Sukabumi Terancam Kekeringan

Rabu, 26 Juni 2019 - 00:00 WIB

Bendungan Jebol, 38 Hektare Lahan di Sukabumi Terancam Kekeringan
Bendungan Jebol, 38 Hektare Lahan di Sukabumi Terancam Kekeringan
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Pasca jebolnya Bendungan Sengkol yang berada di Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi beberapa bulan silam hingga saat ini belum tertangani.


Hal ini mengakibatkan puluhan hektare areal pesawahan milik warga di dua desa terancam kekeringan.


BACA JUGA : HANI 2019, BNNK Sukabumi Lakukan Penanganan Agresif Narkoba Bagi Generasi Milenial


Ditemui di ruang kerjanya, Camat Kebonpedes, Ali Iskandar membenarkan jika Bendungan Sengkol merupakan akses vital saluran air bagi warga Desa Jambenenggang dan Desa Kebonpedes.


Menurut Ali, saat ini kondisi Bendungan tidak berfungsi akibat diterjang arus sungai hingga mengakibatkan jebolnya bendungan dimusim penghujan sekira 2 bulan silam.


"Jika diakumulatifkan hampir 38 hektare sawah penerima manfaat dari irigasi bendungan tersebut terancam kekeringan," jelas Ali Iskandar, Rabu (26/6/2019).


BACA JUGA : Jelang Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK, 600 Personel TNI Polri Kota Sukabumi Disiagakan


Namun yang menjadi persoalan, kata Ali Iskandar, lokus bendungan berada di Kecamatan Sukaraja bukan diwilayahnya, namun penerima manfaat serta ancaman kekeringan justru melanda 2 desa di Kecamatan Kebonpedes.


Ditanya lebih jauh, terkait penanganan yang telah dilakukan Pemerintah Kecamatan Kebonpedes, Ali menjelaskan Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kecamatan Sukaraja serta Dinas terkait lainnya.


Sebelumnya, Kecamatan Kebonpedes sempat menghadirkan komisi irigasi untuk memastikan bahwa irigasi tersebut bisa dibantu oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.


"Saat ini masih dicarikan solusi apakah akan ditetapkan dan menjadi kewenangan Dinas Pertanian atau kemudian bisa diintervensi oleh Dina PU dibidang pengairan,"jelasnya.


"Adapun penyelesaian dilakukan oleh salah satu dinas tersebut tidak menjadi persoalan. Yang terpenting adalah bagaimana warga Kebonpedes bisa teraliri air yang dibendung oleh bendungan Sengkol," harap Ali.


BACA JUGA : Anggaran Pemilihan Bupati Sukabumi Mencapai 85 Miliar


Lebih jauh menurut Ali, di musim penghujan lalu, Pihaknya menerima laporan terdapat tiga titik akses bendungan yang  jebol.


"Namun kita akan coba perbaiki dengan bersinergi dengan beberapa pihak terkait dan tentunya masyarakat juga berperan penting, termasuk mencari celah dari Dana Desa. Mudah-mudahan bisa tertangani secepatnya," jelas Ali Iskandar.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi