Pria Tewas Terpanggang Api di Sukabumi Sempat Ucapkan Takbir

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

Pria Tewas Terpanggang Api di Sukabumi Sempat Ucapkan Takbir
Pria Tewas Terpanggang Api di Sukabumi Sempat Ucapkan Takbir
Banner Dalam Artikel

Kebakaran maut di Sukabumi seorang pria tewas terpanggang api // Foto : Isep Panji

Kebakaran maut di Sukabumi seorang pria tewas terpanggang api // Foto : Isep Panji


TatarSukabumi.ID - Rumah semi permanen di Kampung Ciaripin RT 02/07 Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi ludes dilalap api, tadi malam, sekira pukul 19.00 WIB Minggu (5/5/2019).


Insiden ini mengakibatkan, Deden Bahrudin (35) pemilik rumah tewas didalam kamarnya.


Saksi mata dilokasi kejadian kepada TatarSukabumi.ID mengatakan 2 asumsi berbeda tentang kronologi kejadian yang menimpa Korban.


BACA JUGA : 28 Jam Tenggelam di Sungai Cimandiri, Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi


Usman Sulaeman (22) warga setempat mengatakan jika korban diduga terjebak di atap rumah saat dirinya membetulkan genting rumah.


"Korban lagi benerin genting, lalu terlihat kobaran api dari bagian atap, diduga akibat hubungan pendek aliran listrik, api cepat membesar membakar bagian atap rumah. Sepertinya korban masih diatas bangunan rumah hingga akhirnya terpanggang tak bisa menyelamatkan diri," ujar Usman.


Sementara itu, tetangga lainnya berasumsi berbeda atas kejadian tragis yang menimpa Pria Bujang yang tewas dalam kebakaran tepat di malam pertama Bulan Ramadhan.


"Saya keluar dari rumah Api sudah besar, diduga dia (Korban) lagi shalat, waktu Saya lihat dia pake kopiah dan baju dames yang kaya Habib gitu, dan waktu kejadian adalah waktu sembahyang," ujar Badri Sumardi.


BACA JUGA : DBD Serang Warga Kebonpedes Sukabumi


Namun dari seluruh saksi mata dilokasi kebakaran mengatakan, tidak ada jeritan atau teriakan, ditengah kobaran api hanya terdengar suara takbir Korban sebanyak 3 kali.


Warga berjibaku memadamkan api, karena lokasi rumah yang terbakar tidak bisa dijangkau Damkar.


"Kami mendengar takbir 3 kali, allahu akbar, 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan, dan didapati almarhum dalam keadaan mengenaskan," ujar saksi saksi dilolasi.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Rudi Imelda