Bendungan Daerah Irigasi Cimuncang Kebonpedes Jebol, 10 HA Areal Pertanian Terancam

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

Bendungan Daerah Irigasi Cimuncang Kebonpedes Jebol, 10 HA Areal Pertanian Terancam
Bendungan Daerah Irigasi Cimuncang Kebonpedes Jebol, 10 HA Areal Pertanian Terancam
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Sedikitnya 10 Hektare areal pesawahan warga di Kampung Kebonpedes Desa Kebonpedes Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya mengalami terancam kekeringan.


Pasalnya sepekan lalu, Bendungan Parigi yang berada di DI (Daerah Irigasi) Cimuncang Sekunder Kebonpedes jebol diterjang banjir bandang, hal ini mengakibatkan saluran irigasi kering tidak tersaluri air.


BACA JUGA : DBD Serang Warga Kebonpedes Sukabumi


Kasi Sarpras Kecamatan Kebonpedes R. Ani Rosanti, saat ditemui dilokasi jebolnya tanggul mengatakan, Pihaknya telah menerima laporan dan keluhan warga setempat terkait saluran irigasi air yang terhambat dalam seminggu terakhir.


Masih kata Ani, Pihak kecamatan dan Desa setempat telah melakukan upaya penanggulangan sementara dengan memasang penahan air bendungan  dengan material bambu.


Namun Rabu (8/5) dini hari tadi, akibat intensitas hujan dan cuaca ekstrem, air kembali menjebol penahan sementara dan bendungan Parigi.


"Setelah kami tinjau dilokasi tanggul, kondisi bendungan memang jebol dan perlu upaya berbaikan secepatnya, mengingat sebentar lagi menghadapi musim kering," ujar Ani Rosanti, Rabu (8/5/2019).


BACA JUGA : Polsek Cibadak Tindak Pedagang Miras dan Petasan Serta Warung Remang yang Beroperasi Bulan Ramadhan


Ditemui terpisah dikantornya, Camat Kebonpedes, Ali Iskandar kepada TatarSukabumi.ID menegaskan Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi untuk melakukan assessment tanggap bencana.


"Kami telah berkoordinasi dengan BPBD untuk penanggulangan secepatnya, mengingat Bendungan ini cukup vital bagi warga sekitar," jelas Ali.


"Upaya perbaikan sementara kami memerlukan batu bronjong, lebih jauh selanjutnya Dinas terkait bisa melakukan perbaikan secara permanen bendungan tersebut," harap Ali Iskandar.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi