Bedil Lodong Bebeledugan Permainan Tradisi Ramadhan

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

Bedil Lodong Bebeledugan Permainan Tradisi Ramadhan
Bedil Lodong Bebeledugan Permainan Tradisi Ramadhan
Banner Dalam Artikel

Bedil Lodong Bebeledugan Permainan Tradisi Ramadhan // Foto : Trie Budiana

Bedil Lodong Bebeledugan Permainan Tradisi Ramadhan // Foto : Trie Budiana


TatarSukabumi.ID - Menunggu waktu berbuka puasa tiba, banyak cara dan kegiatan yang dilakukan warga khususnya kalangan remaja dan anak-anak.


Kegiatan rutin Bulan Ramadhan warga Kampung Pasiran Tengah, Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor mengisi waktu ngabuburit biasa diisi dengan bermain meriam bambu atau di sejumlah tempat disebut Bedil Lodong atau ada juga yang menyebut Bebeledugan, Minggu (12/19/2019).


Meriam Bebeledugan atau Bedil Lodong ini terbuat dari jenis Bambu besar (Bambu Andong), yang dilubangi dengan menggunakan mesiu dari bahan minyak tanah.


BACA JUGA : Gegara Mainan Senapan Spirtus, Wajah Bocah di Sukabumi Terbakar 


"Cara kerjanya diberi minyak tanah selanjutnya dibakar mengunakan api ke lubang, dan boom menghasilkan suara ledakan," jelas Iki warga setempat, Minggu (12/5/2019).


Untuk membuat Bebeledugan terbilang mudah, menurut Iki, diperlukan sejumlah Bambu besar sesuai ukuran kemudian diberi lubang kecil pada sambungan Bambu bagian bawah oleh lingis atau besi untuk menembakan api.


BACA JUGA : Jalan Rusak di Sukabumi Ditanami Pohon Pisang, Kadis PU : Perbaikan Tidak Mungkin Dilakukan Secara Menyeluruh


Suara yang dihasilkan cukup memekakkan telinga, namun di Bulan Ramadhan, hal ini seolah sudah menjadi tradisi sehingga warga tidak merasa terganggu.


Namun saat bermain Bedil Lodong atau Bebeledugan, setiap peserta harus tetap berhati-hati terutama bagi kalangan anak anak.


"Sudah biasa mas denger suara seperti ini, buat hiburan saja, maklum ini kan bulan puasa," aku Acun warga setempat.(*)


Reporter : Trie Budiana Wijaya
Editor : Dian Syahputra Pasi