Giliran Warga Gelar Aksi di PT SCG Sukabumi

Selasa, 30 April 2019 - 00:00 WIB

Giliran Warga Gelar Aksi di PT SCG Sukabumi
Giliran Warga Gelar Aksi di PT SCG Sukabumi
Banner Dalam Artikel

aksi warga pasang spanduk didepan PT SCG Sukabumi // Foto : Rapik Utama


TatarSukabumi.ID - Ratusan warga Desa Sirnaresmi yang tergabung dalam Forum Warga Sirnaresmi Melawan (FWSM) menggelar aksi duduk didepan pintu masuk perusahaan semen asal negara Thailand, PT Siam Cement Grup (SCG), Jalan Palabuhan II Sukabumi, Jum'at  [26/4/2019].


Ditemui dilokasi aksi, didampingi unsur Satpol-PP dan Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Bakar (50) Warga Kampung Talaga RT.01/08 Desa Sirnaresmi kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, Pihaknya hanya menuntut SCG agar menjalankan kewajibannya dan aturan.


BACA JUGA : Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi, 144 Jiwa Tinggal di Tenda Pengungsian


Masih kata Bakar, sejumlah perwakilan Forum warga Sirnaresmi melawan (FWSM) diantaranya Eman, Endang, Ijang masih didalam area pabrik SCG.


"Wilayah SCG dikelilingi oleh warga diantaranya Kampung Talagasari, Al-Huda, Tanjungsari, Kubang Jaya, Pangleseran, dengan masalah yang berlarut berikut terganggu oleh hawa panas ,bising dan gatal-gatal,"


"Kami bersama warga sudah pernah datangi Kedutaan besar Thailand, KPK, Kementrian Lingkungan Hidup termasuk pula putusan MK dimenangkan oleh warga, bila ini tidak selesai, kami inginkan SCG mundur atau warga mundur," beber perwakilan aksi, Jumat (26/4/2019).


BACA JUGA : Temu Mayat di Gubuk Sawah di Nagrak Sukabumi


Sebagai perwakilan warga, Bakar menilai sebagian warga pro terhadap perusahaan, "mereka hanya sebatas dijadikan tameng serta dimanfaatkan saja, sedangkan warga lainnya bila ada sesuatu hal tidak seluruhnya tahu menahu," ungkap Bakar.


Ditempat yang sama, Kakankesbangpol Kabupaten Sukabumi, Dodi Rukmana mengatakan, perlu penyatuan persepsi antara keinginan Masyarakat dengan Perusahaan.


"Kita adakan konsolidasi bersama apa yang diinginkan warga sebenarnya, kemudian apa yang diinginkan perusahaan, tapi juga keinginannya harus masuk akal,"


Dodi juga berharap keberadaan pekerja yang berasal dari warga sekitar nantinya bisa lebih ditingkatkan dan untuk bantuan yang diberikan dari Pihak Perusahaan nantinya bisa satu pintu.


"Saya lihat di manajemennya sendiri keberadaan warga di sini situ sangat sedikit, coba kalau seimbangkan warga yang kerja di sini saya kira itu bisa meredam situasi,"


"Jika ada jenis bantuan uang , uang apa apa itu disatu pintukan saja, jangan melalui orang-orang yang mengatas namakan masyarakat, tapi jika melalui pemerintah desa itu akan lebih jelas," beber Dodi.


BACA JUGA : Partai Nasdem Endus Dugaan Penggelembungan Suara Pileg 2019 di Dapil IV Sukabumi


Dari pantauan TatarSukabumi.ID disekitar lokasi aksi, Penjagaan dilakukan Kepolisian, Satpol-PP, Dinas Perhubungan.


Hingga berita ini diterbitkan pihak perwakilan warga yang tergabung FWSM
Masih melakukan pertemuan mediasi dan belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan PT SCG.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi