Header AD

Pengakuan Relawan Gempa Lombok Asal Sukabumi, Ada Korban Akibat Gempa Susulan dari Relawan PMI

TatarSukabumi.ID - Pasca Gempa Bumi berkekuatan 7.0 SR (5/8) dibarengi ratusan kali gempa susulan, Wilayah Pulau Lombok kembali diguncang Gempa bumi tektonik yang cukup besar berkekuatan 6.2 SR Kamis kemarin (9/8).


Andri kurniawan yang kerap disapa Om Zenans (39) salah seorang relawan asal Sukabumi yang saat ini berada di Lombok Utara, kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Gempa kemarin titiknya di Senggigi lebih dekat ke Mataram,  banyak bangunan rusak serta dengar juga ada korban dari salah seorang relawan dari PMI, kemarin saya mampir ke lokasi  Kecamatan Kahyangan dan Sireu, dan  hari ini menyerahkan bantuan logistik makanan dan torn air dari Komunitas Gerak Bareng Jakarta," ungkap Andri, saat dihubungi melalui saluran telepon dilokasi kejadian bencana.


BACA JUGA : Mang Sueb Dwibangsa Artis Facebook Sukabumi Galang Donasi Gempa Lombok Hingga Masjid Konsep Mall


Andri merupakan pegiat sosial yang kesehariannya bekerja di Dinas Perhubungan Kota Depok lebih lanjut mengungkapkan, "Alhamdulillah, saya di beri izin cuti oleh Dishub Depok tempat saya bekerja sampai Jumat ini, saya berangkat senin malem tadinya mau pake pesawat Hercules tapi gak jadi karena pesawatnya ada trouble, saya mengawal tenda peleton buat pengungsi," tutur Andri,  Jumat [10/8/2018].



"Akhirnya tenda dibawa oleh truk dari Lanud (Lapangan Udara) via laut dan saya pake pesawat komersil, biaya ditanggung Komunitas Gerak Bareng dari jakarta dan team sosial Olokezo demi membantu saudara kita yang sedang dilanda bencana dan sangat membutuhkan uluran tangan," ujar Andri.


BACA JUGA : Gempa 7.0 SR Lombok, Warga Sukabumi di Bali Panik


Sementara itu, Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban gempa susulan Kamis (9/8) kemarin, korban mencapai 6 orang di Lombok Utara, dan 1 Korban meninggal dunia, 3 Korban di Lombok Barat dan 2 di Mataram.



"Dua orang meninggal dunia. Identitasnya akni Zulhadi dan Sarafudin. Mereka berdua merupakan relawan yang ditugaskan ke Lombok untuk penanganan gempa. Zulhadi merupakan relawan Palang Merah Indonesia (PMI). Dia meninggal terkena bangunan runtuh saat gempa melanda. Nasib yang sama juga diterima oleh Sarafudin. Dia relawan, tertimpa bangunan rumah lalu meninggal dunia," ujar Sutopo seperti dikutip TatarSukabumi.ID.


BACA JUGA : Kampung Unik di Sukabumi, Motor Tidak Bisa Masuk Kampung 24 Jam Geletak di Jalanan


Dilansir dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) hasil analisis BMKG dari informasi setelah dilakukan pemutakhiran Gempa kemarin (9/8) berkekuatan 5.9 SR, dengan Episenter terletak pada koordinat 8,49 Lintang Selatan dan 116,19 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi didarat pada jarak 13 KM arah timur laut Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 16 KM dan tidak berpotensi Tsunami.


Mengingat episenternya relatif sama dengan gempabumi yang terjadi pada 5 Agustus 2018 lalu, maka BMKG menyatakan bahwa gempabumi ini merupakan gempabumi susulan (aftershock) dari rangkaian gempa bumi yang terjadi sebelumnya.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Pengakuan Relawan Gempa Lombok Asal Sukabumi, Ada Korban Akibat Gempa Susulan dari Relawan PMI Pengakuan Relawan Gempa Lombok Asal Sukabumi, Ada Korban Akibat Gempa Susulan dari Relawan PMI  Reviewed by Tatar Sukabumi on Jumat, Agustus 10, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads