Header AD

Trauma dan Mimpi Buruk Warga Kadudampit Sukabumi, Diduga Gara - Gara Makan Tutut Jadi Keracunan

TatarSukabumi.ID - Keong Sawah atau Tutut (Bahasa Sunda) bisa disebut salah satu makanan khas daerah Sunda (Jawa Barat) yang tergolong unik dan memiliki penggemar tersendiri.

Tutut biasanya diolah dengan menggunakan bumbu santan dan kunyit, dengan cara di suruput (di kenyot) atau dicongkel menggunakan tusuk gigi merupakan cara untuk menikmati hidangan jenis ini.

BACA JUGA : Diduga Setelah Makan Keong Sawah Siswa SMA di Sukabumi Meninggal Dunia

Daging tutut yang bertekstur cukup kenyal seperti ampela ayam dengan rasa yang begitu gurih saat ini tidak hanya menjadi makanan kampung, namun tutut hari ini mulai merambah dan bisa ditemui di restoran bahkan di Pusat berbelanjaan elit.

Namun, di balik kelezatan dan khasiat hidangan Tutut, mungkin akan menjadi trauma tersendiri atau setidaknya Tutut sempat menjadi mimpi buruk bagi warga Kampung Kebon Kawung RT 23/4, Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi - Jawa Barat.

BACA JUGA : Habis Makan Tutut, 52 Warga Sukabumi Keracunan Massal, 1 Meninggal Dunia

Hal ini diakibatkan, puluhan warga mengalami keracunan massal, bahkan 1 Korban meninggal dunia diduga usai mengkonsumsi Tutut yang diperoleh dari pedagang Keliling, Selasa [24/7/2018].

Peristiwa keracunan massal hingga menyebabkan 52 Korban Keracunan yang diduga disebabkan Tutut sempat membuat gempar warga Sukabumi, saat ini Petugas Kepolisian bersama Dinas Kesehatan tengah melakukan upaya pendataan Korban untuk meminimalisir jatuhnya korban kembali.

Hal lain yang dilakukan, Polisi telah mengumpulkan sampel makanan untuk dilakukan pengetesan uji laboratorium, serta melakukan otopsi kepada Korban tewas guna penyelidikan penyebab keracunan massal ini.(*)

Kontributor : Isep Panji / Asep M-Rhe
Editor : Dian Syahputra Pasi

Trauma dan Mimpi Buruk Warga Kadudampit Sukabumi, Diduga Gara - Gara Makan Tutut Jadi Keracunan Trauma dan Mimpi Buruk Warga Kadudampit Sukabumi, Diduga Gara - Gara Makan Tutut Jadi Keracunan Reviewed by Tatar Sukabumi on Rabu, Juli 25, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads