Header AD

Sejarah Bendung Kebon Randu Waterkracht De Tjitjatih Tjibadak

TatarSukabumi.ID - Bendung atau dalam Bahasa Belanda disebut Dam kerap digunakan sebagai Waterkracht yakni sumber tenaga yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik yang banyak didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda di Indonesia.

Salah satunya adalah Bendung Kebon Randu Waterkracht Van De Tjitjatih Tjibadak yang berada di Kampung Babakan Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak, Sukabumi - Jawa Barat.

BACA JUGA : Akibat Kemarau, Debit Air Pasokan PLTA Ubrug Menurun

Dari penelusuran TatarSukabumi.ID dilokasi Bendung Kebon Randu Waterkracht Van De Tjitjatih Tjibadak sejarah pembangunan serta perkembangan Bendung Kebon Randu dipaparkan oleh petugas operator Bendungan.

Awal pembangunan Bendung ini dimulai sejak tahun 1918 oleh Ir. Ch F Van Haeften dan selesai pada tahun 1920.

PLTA sendiri mulai beroperasi pada tahun 1924 untuk Jakarta dan dikembangkan ke wilayah Sukabumi pada tahun 1926.

BACA JUGA : Spot Wisata Suguhkan  Keindahan Alam Hingga Satwa Liar Endemik di Taman Nasional Gunung Halimun Salak Sukabumi

Fungsi awal dibangunnya Bendung Kebon Randu Waterkracht Van De Tjitjatih Tjibadak yakni untuk mengalirkan air ke bak penampungan Ubrug (Palabuhanratu) yang selanjutnya dialirkan ke generator melalui pipa di PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Ubrug guna menyalurkan listrik ke wilayah Sukabumi dan Sekitarnya serta Jakarta termasuk mengoperasikan Pelabuhan Tanjung Priok, Trem dan operasional Kereta Api.

Hingga saat ini, Bendungan Kebon Randu Sungai Citatih masih tidak beralih fungsi yakni sebagai salah satu Sungai yang dinilai sangat penting sebagai pembangkit listrik tenaga air pensuplai PLTA Ubrug.(*)

Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi

Sejarah Bendung Kebon Randu Waterkracht De Tjitjatih Tjibadak Sejarah Bendung Kebon Randu Waterkracht De Tjitjatih Tjibadak Reviewed by Tatar Sukabumi on Sabtu, Juli 21, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads