Header AD

Pasca Keracunan Massal, Bupati Sukabumi Himbau Masyarakat Tidak Makan Tutut Yang Dijual Pedagang Keliling

TatarSukabumi.ID - Kejadian Luar Biasa (KLB) ditetapkan pasca puluhan warga di 2 Desa Kecamatan Kadudampit Keracunan massal.

Setelah sebelumnya dikabarkan 52 orang dan 1 diantaranya meninggal dunia yang diduga akibat Keracunan makanan usai mengkonsumsi Tutut (Keong Sawah) hingga siang ini jumlah Korban bertambah menjadi 55 orang.

BACA JUGA : Kapolresta Sukabumi Lakukan Upaya Pencarian Pedagang Tutut Agar Kasus Keracunan Massal Terang Benderang

Hal ini diungkap Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat mengunjungi Posko Kesehatan di Kampung Kebon Kawung RT 23/4, Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi - Jawa Barat, Rabu [25/7/2018].

"Jadi hari ini kalau kita pantau yang terakhir, masih ada peningkatan Pasien keracunan ini, ada 3 anak sekarang masuk lagi (dirawat) karena sebelumnya mereka tidak hafal, selama ini asumsinya hanya masuk angin," ujar Marwan Hamami, Rabu [25/7/2018].

BACA JUGA : Trauma dan Mimpi Buruk Warga Kadudampit Sukabumi, Diduga Gara - Gara Makan Tutut Jadi Keracunan

Hingga pagi dini hari tadi dilakukan identifikasi serta pendataan warga, hari ini kembali dilakukan penyisiran untuk lebih memastikan tidak ada lagi Korban akibat keracunan.

"Mudan mudahan hari ini kita akan menyisir kembali seluruh warga kampung ini, baik RT, sama pak Kades dan teman teman dari Kepolisian," Tutur Marwan Hamami.

BACA JUGA : Diduga Setelah Makan Keong Sawah Siswa SMA di Sukabumi Meninggal Dunia

"Total hari ini 55 korban mudah mudahan tidak berlanjut. Ini baru pertama kalinya keracunan Tutut biasanyakan dari hajatan, makanya kita ada antisipasi lebih, terutama dari Kepolisian akan mengotopsi (Korban meninggal)," tambah Marwan.

"Untuk yang memakan tutut menjadi warning, supaya jadi perhatian. Kita himbau kepada mereka untuk tidak lagi memakan tutut yang sudah diolah, tapi Tutut-nya kan protein tinggi, mereka tidak usah menghentikan (mengkonsumsi)  Tutut tapi mengolah sendiri jadi tidak membeli dari pedagang pedagang keliling," pungkas Bupati Sukabumi.(*)

Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi

Pasca Keracunan Massal, Bupati Sukabumi Himbau Masyarakat Tidak Makan Tutut Yang Dijual Pedagang Keliling Pasca Keracunan Massal, Bupati Sukabumi Himbau Masyarakat Tidak Makan Tutut Yang Dijual Pedagang Keliling Reviewed by Tatar Sukabumi on Rabu, Juli 25, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads