Header AD

Listrik Mati Dibeberapa Wilayah di Sukabumi, Ternyata Ini Sebabnya

TatarSukabumi.ID - Selama kurang lebih dua jam beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi mengalami gelap gulita.

Pasalnya, beberapa wilayah mengalami pemadaman listrik, beberapa diantaranya Desa Cidadap, Kertajaya, Waluran, Jampang Kulon hingga Kalibunder  sejak Pukul 18.30 hingga 20.30 WIB, Jumat malam (13/07/2018).

BACA JUGA : Heboh Penangkapan Ular Sanca, Sempat Membelit Tangan Warga

Beberapa Netizen menuliskan keluhannya di jejaring sosial dan mempertanyakan matinya listrik sementara kondisi cuaca cerah tidak ada hujan. Bahkan beragam komentar miring mencuat mempertanyakan kinerja PLN.

Padahal inilah faktanya, dari pantauan TatarSukabumi.ID, terputusnya aliran listrik selama 2 jam diakibatkan putusnya jaringan kabel yang berada di Gunung Buled, Desa Loji akibat tertimpa pohon tumbang.

BACA JUGA : Terkuak, 7 Fakta Nining Korban Tenggelam di Palabuhanratu 1,5 Tahun Yang Ditemukan Dalam Keadaan Hidup

Saat dikonfirmasi, petugas jaga PLN Unit Palabuhanratu cabang Kiaradua membenarkan hal tersebut, "Mohon ma'af atas ketidak nyamanan buat semua pelanggan, dikerenakan cuaca angin yang cukup kencang, membuat jaringan listrik yang berada di Gunung Buled tertimpa pohon, dan mengakibatkan terputusnya aliran listrik ke pelanggan," ujar Usep Petugas Posko Kiaradua, Jumat malam (13/07/2018).

"Kebetulan indikasi gangguan diketemukan oleh petugas dari Palabuhanratu, dan langsung kami tindak lanjuti walau cuaca gelap serta angin yang cukup kencang, kami bergerak demi kenyamanan semua pelanggan," jelas Usep.

"untuk titik yang terganggu mulai dari Cidadap, Kertajaya, Waluran, Jampang kulon dan Kalibunder dan untuk saat ini Alhamdulillah tegangan sudah normal keseluruhan," pungkasnya.(*)

Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Listrik Mati Dibeberapa Wilayah di Sukabumi, Ternyata Ini Sebabnya Listrik Mati Dibeberapa Wilayah di Sukabumi, Ternyata Ini Sebabnya Reviewed by Tatar Sukabumi on Sabtu, Juli 14, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads