Berita Terkini Sukabumi

Rabu, 11 Juli 2018

Keracunan Massal di Sukabumi Belum Dipastikan Akibat Makanan Hajat

TatarSukabumi.ID - Petugas Puskesmas Nagrak melakukan pendataan serta penyisiran ke rumah warga yang mengalami gejala keracunan yang diakibatkan keracunan dari hidangan yang disantap di pesta hajatan Sabtu lalu (7/7)

Petugas Puskesmas Nagrak melakukan penyisiran warga di Kampung Cibodas, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, setelah sebelumnya 19 warga dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak akibat Keracunan, Rabu [11/7/2018].

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban bertambah akibat gejala keracunan.

BACA JUGA : 19 Warga Keracunan Makanan, Identifikasi Makanan Penyebab Keracunan Kewenangan BPOM

Data yang diterima TatarSukabumi.ID, sejak hari Minggu (8/7) setidaknya 27 orang terpaksa dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Sekarwangi yang diidentifikasi akibat keracunan makanan.

Kepala Puskesmas Nagrak, Dr Aria Firmansyah menyatakan, "dari hasil penyisiran bersama perangkat desa tidak ditemukan lagi warga yang mengalami gejala keracunan. Meski demikian, Puskesmas tetap membuka posko di sekitar lokasi kejadian," ujar Aria, Rabu [11/7/2018].

BACA JUGA : Hindari Tabrakan Beruntun dan Kereta Api Pangrango, Tronton Pasir Hantam Rumah Warga di Sukabumi

Dari hasil pendataan, 19 Pasien dilarikan ke RSUD Sekarwangi 5 diantaranya telah dinyatakan normal, sementara Pasien yang dirawat di Puskesmas Nagrak berjumlah 8 orang, 7 telah bisa pulang sementara 1 Pasien masih dilakukan perawatan tim medis Puskesmas. 

Dr Aria Firmansyah belum bisa memastikan penyebab keracunan massal yang terjadi di Desa Cibodas akibat makanan yang dihidangkan di hajatan.

Saat ini tengah dilakukan uji laboratorium, beberapa sample makanan telah dibawa untuk dilakukan pengujian,"Kami masih menunggu hasil uji lab," tegas Aria.(*)

Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi