Header AD

Kapolresta Sukabumi Lakukan Upaya Pencarian Pedagang Tutut Agar Kasus Keracunan Massal Terang Benderang

TatarSukabumi.ID - Kapolresta Sukabumi hingga dini hari malam tadi terus melakukan upaya tindakan preventif untuk menjaga agar tidak kembali terjadi jatuhnya korban keracunan massal di Kecamatan Kadudampit, Sukabumi Jawa Barat.

"Dari data yang kami himpun terdapat 52 Korban, 38 dari Desa Citamiang 18 dari Desa Sukamanis, dan dari ke-52 Korban tersebut satu orang dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 5 sore tadi, ujar AKBP Susatyo Purnomo Condro Kepada TatarSukabumi.ID, tepat pukul 01.00 WIB dini hari dilokasi keracunan massal, Rabu [25/7/2018].

"Dan saat ini tugas kami semua, Dinas Kesehatan, Kecamatan, Koramil dan Kepolisian bersama sama untuk mencegah jangan sampai ada korban yang lebih parah atau sampai meninggal dunia," tambah Kapolresta Sukabumi.

BACA JUGA : Trauma dan Mimpi Buruk Warga Kadudampit Sukabumi, Diduga Gara - Gara Makan Tutut Jadi Keracunan

Kapolres melakukan Press Release dilokasi Keracunan massal, dipastikan seluruh Korban telah diidentifikasi dan dilakukan pendataan, "Hingga pukul 1 malam ini kami belum menerima laporan kembali dari masyarakat yang menjadi Korban," jelas AKBP Susatyo Purnomo Condro menanggapi situasi terkini Korban dugaan Keracunan makanan.

Untuk menyingkap tabir penyebab keracunan massal ini, Kapolresta Sukabumi melakukan beberapa upaya, "Terkait penyidikan yang akan kami lakukan, malam ini Korban (meninggal) telah ada di Rumah Sakit Bunut untuk menjalani proses otopsi untuk mengetahui sebab sebab kematian," beber Kapolresta Sukabumi.

Upaya lain dilakukan oleh jajaran Kepolisian resor Sukabumi Kota, "Barang bukti sampel dari makanan atau diduga beracun, juga telah kami sita untuk  kami lakukan uji laboratorium," tutur Susatyo.

BACA JUGA : Diduga Setelah Makan Keong Sawah Siswa SMA di Sukabumi Meninggal Dunia

Hingga berita ini diturunkan, Kepolisian tengah memeriksa  seluruh saksi saksi , "Dugaan apakah memang dari makanannya atau hal hal lain tentunya kami harus mengacu pada hasil uji laboratorium. Kami sudah memeriksa saksi saksi masih dalam penyelidikan tentunya nanti kami akan informasikan terkait perkembangannya," tegas Kapolresta Sukabumi.

Dugaan kuat seluruh Korban Keracunan Massal mengaku mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi Tutut (Keong Sawah) yang dibeli dari seorang pedagang keliling, Kepolisian Resor Sukabumi Kota saat ini masih melakukan upaya pencarian Pedagang, "Untuk pedagang sudah kami lakukan upaya pencarian, untuk bisa membuat terang dari permasalahan ini," tandasnya. (*)

Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi

Kapolresta Sukabumi Lakukan Upaya Pencarian Pedagang Tutut Agar Kasus Keracunan Massal Terang Benderang Kapolresta Sukabumi Lakukan Upaya Pencarian Pedagang Tutut Agar Kasus Keracunan Massal Terang Benderang Reviewed by Tatar Sukabumi on Rabu, Juli 25, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads