Berita Terkini Sukabumi

Selasa, 10 Juli 2018

Hindari Tabrakan Beruntun dan Kereta Api Pangrango, Tronton Pasir Hantam Rumah Warga di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Lantaran Rem Blong, Sopir Truk Tronton Pasir diduga dengan sengaja menabrakan kendaraanya ke bangunan milik Warga di Ruas Jalan Sukabumi - Bogor,  malam ini Selasa [10/7/2018].

Akibatnya, setidaknya 2 Rumah berikut Perusahaan Mebeul dan Kios Batu Alam yang berada di Desa Lembur Sawah Kecamatan Cicantayan mengalami kerusakan akibat dihantam Tronton.

Hal ini juga mengakibatkan, Sopir Tronton, Yoga, mengalami luka cukup serius pada bagian Kepala dan Wajah hingga dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak.

BACA JUGA : Maling Motor Siang Bolong Tertangkap, Nyaris Jadi Bulan Bulanan Warga

Dari pantauan TatarSukabumi.ID dilokasi kecelakaan, dari penuturan beberapa saksi mata kejadian mengungkapkan, Truk Tronton bermuatan Pasir bernopol F 8527 SR yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor mengalami gangguan pada rem hingga mengakibatkan Sopir banting stir dan menabrak bangunan warga untuk menghindari tabrakan beruntun yang lebih parah.

Kejadian berlangsung tepat saat Kereta Api Pangrango jurusan Bogor - Sukabumi melintas di Pintu Lintasan Kereta Api Segog, Desa Lembur Sawah Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.

BACA JUGA : Terungkap, Inilah Hasil Penelurusan Terbaru Terduga Teroris di Cicurug

Dari penuturan warga disekitar lokasi kecelakaan, laju kendaraan nampak oleng hilang kendali, Yoga sang Sopir terlihat panik hingga tidak mampu mengendalikan kendaraanya, sementara itu sang Kernet, Agus melompat naik ke atas badan truk dan berteriak mengingatkan warga sekitar.

Sementara itu Jaelani pemilik Rumah yang ditabrak Truk mengaku sangat panik lantaran ada Bayi yang tengah tertidur pulas didalam rumah, "Kecelakaan seperti ini bukan pertama kalinya, beberapa kasus serupa kerap terjadi," ujar Jaelani, Selasa [10/7/2018].

Dari lokasi kejadian, hingga berita ini ditayangkan kondisi truk masih belum bergerak diantara reruntuhan rumah warga menunggu evakuasi Petugas.(*)

Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi