Berita Terkini Sukabumi

Selasa, 10 Juli 2018

2 Permasalahan Program Bantuan Pangan Non Tunai - BPNT di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Beberapa permasalahan mencuat dalam realisasi program pemerintah BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) di Desa Bojonggenteng dan Desa Berekah Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi.

Beberapa kendala terjadi dilapangan, diantaranya menurunnya jumlah Penerima manfaat (warga) serta Kartu BPNT yang belum terisi saldo.

BACA JUGA : Sistem Baru Bantuan Pemerintah BPNT, Terkendala Saldo Belum Masuk

Kasi Kesejahteraan Sosial Desa Bojonggenteng, Sopian kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Untuk warga Desa Bojonggenteng dari jumlah sebelumnya penerima program rastra berjumlah 661 Kepala Keluarga, sekarang dengan program baru jumlah penerima kartu BPNT hanya 499 Kepala Keluarga," ungkap Sopian,

Hal lainnya menurut Sopian, beberapa Kartu BPNT warga belum terisi saldo, padahal didalam aturan setiap warga Penerima bantuan harus memperlihatkan struk (kertas bukti) sebagai acuan pada pengajuan selanjutnya.

BACA JUGA : 13 Balita di Desa Cipeteuy Sukabumi, Tercatat Sebagai Balita Bawah Garis Merah

Dengan kondisi ini, nampak tumpukan beras yang seharusnya didistribusikan pada tahap sebelumnya tertaksa tidak bisa disalurkan menunggu saldo masuk, "silahkan bisa dilihat sisa beras masih ada dengan kondisi sudah bisa dikatakan sudah tampak berjamur bercampur bau," keluh Sopian.

"Untuk Penyaluran tahap 1 sejumlah 147 kartu BPNT hingga sekarang tidak terisi saldonya, sedangkan dalam aturan pengelola bisa memberikan paket beras itu diharuskan terlampir struk saldo kartu penerima," jelas Sopian.

BACA JUGA : Terungkap, Inilah Hasil Penelurusan Terbaru Terduga Teroris di Cicurug

Edi Ketua RT 19 yang terpantau melakukan pengecekan 10 kartu BPNT warganya, namun hanya 3 kartu yang terisi saldo, hal serupa dialami Ikah warga Kampung Babakan RT 16/RW 06 setelah dilakukan pengecekan ternyata saldo didalam kartu masil nol.

"Miris kasihan warga yang sudah jauh-jauh datang dengan berharap dapatkan paket beras, namun kenyataannya tidak bisa dapatkan bantuan beras. Adakalanya kami dapatkan caci maki dari warga yang kesal bulak-balik mencek kartu BPNT warga tahu kartunya belum terisi saldo," keluh Sopian.

BACA JUGA : 2 Rumah di Sukaraja - Sukabumi  di Lalap Api

Sementara itu, Kepala Desa Berekah Andriansyah juga menuturkan hal serupa, dari keseluruhan warga Berekah penerima kartu BPNT berjumlah 571 KK, namun pada penyaluran tahap 1 dan 2 hanya terdapat 353 KK yang telah menerima, sedangkan sisanya 218 KK hingga saat ini belum menerima dikarenakan saldo belum terisi.

"Saya berharap dengan permasalahan ini harus segera diperbaiki mekanisme penyaluran, agar cepat, tepat sasaran sehingg terasa manfaatnya bagi warga," ujar Andri kepada TatarSukabumi.ID.

BACA JUGA : Warga Tidak Harus Basah Berjuang Lintasi Sungai, Jembatan Cariu - Sukabumi Selesai Dibangun

Padahal warga telah terdata dan memegang kartu BPNT namun dengan sistem kartu yang harus dilakukan pengecekan saldo kita tidak bisa mengeluarkan beras jika masih nol saldonya.

"Tolong bagi pemangku kebijakan bisa memberikan sebuah solusi, jangan sampai warga sudah susah ditambah susah lagi oleh hal seperti ini, kerap warga meluapkan kekesalan kepada unsur Pemerintah Desa, sedangkan bagi kami sangat serba salah bila memberikan paket beras 2 kantong seberat 10 kilogram kepada pemilik kartu bila struk saldonya tidak ada,"ungkap Andri.(*)

Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi