Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Kamis, 10 Mei 2018

Selundupkan Baby Lobster, Warga Ujung Genteng Terancam 6 Tahun Penjara


TatarSukabumi.ID - Jajaran Anggota Sat Pol Airud Polres Sukabumi berhasil menangkap pelaku penjual Benur (bibit/Baby Lobster), Pelaku merupakan At alias Kapal (42) warga Kampung Cigebeng RT 019/RW 005 Desa Ujung Genteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.

Pelaku ditangkap Anggota Sat Pol Airud Polres Sukabumi dengan barang bukti baby Lobster didalam sebuah karung plastik pakan ayam, dan 2 buah kantong kresek hitam yang berisikan 57 kantong plastik bening ukuran 1kg dengan jumlah Baby Lobster  jenis pasir (PSR) sebanyak 11.192 ekor, dan 1 kantong plastik warna bening ukuran 1kg dengan jumlah Baby Lobster jenis mutiara (MTR) Sebanyak 15 ekor.

BACA JUGA : Gara Gara Faktor Ekonomi, Pria di Sukabumi Nekad Gantung Diri

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi dalam jumpa pers yang digelar siang ini kepada awak media mengungkapkan, Total jumlah baby lobster sebanyak 11.207 ekor berhasil diamankan petugas, Kamis [10/5/2018].

Nasriadi menambahkan bahwa pelaku merupakan pengepul Benur ditangkap pada Selasa (08/5) sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Raya Perempatan lampu merah Gang Empang Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA : Tragis, Pria di Warungkiara Nekad Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Pelaku mengangkut Benur dengan 1 unit mobil jenis Xenia bernopol F1488 UO dari wilayah Ujung Genteng menuju Palabuhanratu dengan total barang bukti 57 kantong plastik berwarna bening berisi anak Lobster.

Pelaku dikenai Pasal 16 ayat (1) jo Pasal 88 UU RI No 31 tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU RI No 45 tahun 2004, tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun kurungan.(*)

Reporter : Isep Panji / Editor : Dian Syahputra Pasi