Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Sabtu, 05 Mei 2018

Rosidin Preman Kampung Gegerbitung Yang Tega Nodai Anak Kandung Akhirnya Ditangkap


TatarSukabumi.ID - Didin Rosidin warga RT 10/ RW 2 Kampung Babakan Desa Cijurey Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat, seorang buronan kasus pencabulan kepada anak kandungnya yang terjadi setengah tahun lalu akhirnya ditangkap Polisi.

Rosidin pelaku pemerkosa anak kandung akhirnya berhasil ditangkap dirumah istri keduanya malam ini sekira pukul 21.30 WIB di Kampung Tanjungsari Desa / Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat [4/5/2018].

BACA JUGA : Buronan Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Gegerbitung Akhirnya Ditangkap

Operasi penangkapan Rosidin yang buron hampir setengah tahun lamanya dipimpin langsung Kapolsek Gegerbitung IPTU Bri Catur Budiono bersama tim gabungan Kanit Reskrim Polsek Wilayah Tengah dan Anggota Polsek Gegerbitung.

Malam itu juga, Pelaku langsung diamankan dan dilimpahkan ke Polres Sukabumi.

BACA JUGA : Tragis, Pria di Warungkiara Nekad Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Rosidin memiliki 2 orang Istri, dari istri pertama Rosidin memiliki 2 orang keturunan yaitu Bunga (yang dinodai hingga hamil) dan satu putra laki laki (17), sementara dari istri kedua, Rosidin juga memiliki 1 orang puteri yang saat ini duduk di Sekolah Dasar.

Rumah Istri pertama dan kedua hanya berjarak sekitar 2 KM, Rosidin memperkosa anak kandungnya dibawah ancaman hendak dibunuh berkali kali hingga hamil dirumah istri pertamanya.

Sosok Rosidin sangat ditakuti warga di kawasan Kecamatan Gegerbitung, karena tabiat yang kurang baik dimata tetangga, seperti diungkapan salah seorang tetangganya, "Tato pada badanya banyak, orangnya menakutkan, galak, haok jeung gaplok (ringan tangan), tidak pernah puasa dan shalat jumatan, pulangnya tiap malem diatas jam 1 malam" ungkapnya.(*)

Reporter : Dian Syahputra Pasi