Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Jumat, 04 Mei 2018

Inilah Juara Terbaik Desa se-Kabupaten Sukabumi, Programnya Berhasil Tuntaskan Kemiskinan Warga Desa


TatarSukabumi.ID - Desa Nagrak Utara Kecamatan Nagrak akhirnya menyandang predikat Desa Terbaik di Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat, Kamis [3/5/2018].

Dalam ekspose terakhir lomba Desa Terbaik Tingkat Kabupaten Sukabumi, Kepala Desa Nagrak Utara Basroh Ramdansyah memaparkan keberhasilan Pemdes dalam upaya mengentaskan kemiskinan warganya.

BACA JUGA : Inilah 8 Peringkat Desa Terbaik se-Kabupaten Sukabumi

Beberapa inovasi telah dilakukan Pemdes Nagrak Utara dalam upaya penanganan kemiskinan bagi masyarakatnya, beberapa inovasi dilakukan Pemdes diantaranya dengan terobosan usaha Bumdes Mart dengan produk unggulan beras, program Saba RW, Panakol (Pelayanan Kesehatan Online) serta program Wisata Asri Sehat.

Pemdes Nagrak Utara telah berhasil mengentaskan 265 KK terbebas dari status miskin pada 2018 dan 1015 KK pada tahun 2017 dari jumlah penduduk 4971 KK.

BACA JUGA : Tanami Pohon Hingga Televisi Ditengah Jalan Warga Sukabumi Blokade Jalan

Upaya menurunkan angka kemiskinan telah dilaksanakan Pemdes Nagrak Utara sejak tahun 2015, "Kami bertekad bagaimana bisa mendorong perkembangan pemberdayaan unsur masyarakat diantaranya diberdayakan Kube (Kelompok Usaha Bersama) untuk  pemuda serta warga petani dalam hal pengembangan usaha potensi lokal warga desa Nagrak Utara," beber Kades Basroh, Kamis [3/5/2018].

Jelang pembangunan jalan tol Bocimi yang melintasi wilayah Nagrak, Pemdes telah membuat rancangan program bagi warganya, "Karena sebagian warga kita adalah mayoritas petani, maka dari itu saya bersama unsur pemdes ingin lebih mengangkat derajat petani dengan lebih mengembangkan potensi lokal yakni pertanian yang telah menghasilkan produk beras cap Nagrak Utara, kita jangan kalah bersaing dengan produk beras dari wilayah luar Sukabumi. Dalam hal pemasaranpun tidak akan terlalu sulit dipasarkan dengan harga jual /kilo 10 ribu rupiah," beber Basroh.(*)

Reporter : Rapik Utama / Editor : Dian Syahputra Pasi