Kamis, 31 Mei 2018

Akibat Jalan Rusak, Warga Geruduk Desa Gegerbitung, Ternyata Ini Penjelasannya


TatarSukabumi.ID - Puluhan warga masyarakat Desa Gegerbitung datangi Kantor Desa mempertanyakan kinerja kepemimpinan Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Gegerbitung, Kamis [31/5/2018].

Warga menuntut 4 hal yakni transparansi penggunaan Anggaran Dana Desa (DD/ADD) kepada masyarakat serta menagih janji Kepala Desa Gegerbitung terkait realisasi perbaikan jalan Desa (Cangklek - Rancagoong), Menuntut BPD Desa Gegerbitung untuk menjalankan tugas dan fungsinya serta meminta Kepala Desa Gegerbitung untuk meminta maaf kepada masyarakat terkait ucapannya yang sempat menyinggung warga.

BACA JUGA : Penculik Bayi  4 Bulan Yang Viral Di Medsos Akhirnya Ditangkap

Aksi ini dijaga ketat aparat Keamanan Polsek Gegerbitung dan Polres Sukabumi serta Polisi Pamong Praja yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Dedi Chardiman.

Camat Gegerbitung Endang Suherman menyambut massa aksi sebagai hal positif, menurutnya masyarakat memang harus ikut berperan aktif untuk mengawal pembangunan, "Saya ucapkan terima kasih, saya pikir masyarakat yang apatis diam, dan cuek, justru membuat pembangunan tidak akan berjalan," ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kapolsek Gegerbitung Bri Catur Budiono mengungkapkan, "Selamat datang warga masyarakat yang hendak mengeluarkan aspirasinya, sesuai UU nomor 9 tahun 1998 kita boleh mengungkapkan aspirasi dan pendapat dimuka umum, namun kami berharap tidak ada tindakan anarkis, semua tertib, kami pihak kepolisian akan menjaga situasi dan kondusifitas, jangan sampai ada bentrok," ungkap Kapolsek.

BACA JUGA : Jelang Sahur, Belasan Pemuda Terlibat Perang Samping Ditengah Jalan di Cibadak - Sukabumi

Koordinator Massa Aksi Doni dalam audiensi yang digelar di Aula Desa menuntut perbaikan Jalan Cangklek - Rancagoong yang sempat dijanjikan Kepala Desa Akan dibangun Pada Bulan April (4) 2018, mengingat kondisi jalan saat ini sangat tidak layak, bahkan banyak mengakibatkan kecelakaan dengan kondisi jalan seperti kubangan selama berpuluh tahun tahun belum pernah mengalami perbaikan.

Padahal, menurut Doni akses Jalan dipakai oleh beberapa perusahaan besar diwilayah sekitar, Doni sangat mendukung pihak perusahaan karena dinilai bisa membantu membuka lapangan kerja, namun warga meminta regulasi yang jelas dari Perintah Desa karena perusahaan menggunakan akses jalan dengan kendaraan berat diatas 5 ton hingga diduga membuat kerusakan pada Jalan.


Perwakilan rakyat lainnya, Udel menagih janji Kepala Desa yang memprioritaskan jalan Rancagoong namun seolah dilupakan, warga juga meminta BPD untuk bekerja secara optimal, serta meminta kejelasan dari ucapan Kades yang menyinggung Warga Gegerbitung.

BACA JUGA : Gank Motor Kembali Berulah, Tawuran di Cibadak Sukabumi

Kepala Desa Gegerbitung Wawan Ruswanda menjelaskan jika Jalan Rancagoong awalnya merupakan Akses Jalan Kabupaten, namun sejak Oktober lalu berubah menjadi Jalan Desa, Kades Gegerbitung mengakui dirinya pernah berjanji akan melakukan perbaikan jalan pada bulan April 2018, namun karena Anggaran yang belum turun maka pembangunan terpaksa diundur, "Setelah dibuat di APBDes maka diambil keputusan dana pembangunan dari alokasi dana APBD Pusat, awalnya saya sudah memprediksi dana akan keluar pada bulan 4 atau 5, ternyata anggaran dana desa hanya diangka 20% untuk anggaran pemberdayaan," ungkap Wawan Ruswanda.

Menurut Kades Gegerbitung adanya pengunduran pekerjaan bukan karena kesalahan Pihak Desa, dan hal ini bisa langsung dikomunikasikan dengan Dinas Terkait (DPMD) yang juga hadir dalam pertemuan ini jelas Kades.

Terkait Ucapan / pernyataan Kepala Desa yang sempat menyakiti perasaan warga setempat, Kades mengaku tidak bermaksud untuk menghina masyarakat Gegerbitung, tapi bertujuan agar pola pikir masyarakat gegerbitung akan memiliki pola pikir yang luas, "Saya atas nama pribadi selaku Kepala Desa meminta maaf yang sebesar-besarnya atas statemen yang menyatakan bahwa SDM Masyarakat Desa Gegerbitung Kerdil," ungkapnya.

BACA JUGA : Pengedar Sabu di Palabuhanratu Ditangkap

Audiensi ini juga dihadiri Ahmad Mujadid selaku Kepala Bidang dan Aset Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi,  terkait permasalahan Jalan Rancagoong Adid berjanji, "Minggu depan akan diajukan untuk APBDes pembangunan jalan Rancagoong - Cangklek dan insya allah dalam waktu dekat akan dilaksanakan pembangunan jalan Rancagoong Cangklek," ungkap Adid.

Untuk keterbukaan publik, Adid mengingatkan agar seluruh Desa wajib menayangkan papan informasi APBDes berupa baliho atau selebaran yang dapat dilihat oleh Masyarakat.(*)

Reporter : Dian Syahputra Pasi