Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Sabtu, 07 April 2018

Ribuan Buruh Sukabumi Kontrak Politik dengan Calon Gubernur Jawa Barat


TatarSukabumi.ID - Calon Gubernur Jawa Barat Mayjen (Purn) Sudrajat kunjungi Sukabumi temui Buruh dan Masyarakat Sukabumi, Sabtu [7/4/2018].

Acara ini dihadiri ribuan buruh se-kabupaten Sukabumi untuk menyampaian keluh kesah serta aspirasi para buruh dengan Cagub Jabar Mayjen (Purn) Sudrajat.

BACA JUGA : Tidak Patuhi hasil Kesepakatan, Ojek Pangkalan Amankan Ojek Online di Wilayah Hukum Cibadak

Acara ini sekaligus penandatanganan kontrak politik antara Buruh Sukabumi dengan Calon Gubernur Jawa Barat pasangan Ajat- Shaikhu.

Dalam acara ini, Mantan Anggota TNI sekaligus Politisi Partai Gerindra melakuan dialog dan berinteraksi langsung dengan Masyarakat dan Buruh.

BACA JUGA : Penasaran Lokasi Airport di Sukabumi, Ini Penjelasan Menteri Perhubungan

Beberapa Isu menjadi keluh kesah Buruh dan Warga Sukabumi seperti keluhan Diki asal Parungkuda, yang mengeluhkan banyaknya Calo penerimaan pekerja pabrik di Sukabumi, sementara itu Popon seorang Ibu rumah tangga juga mengeluhkan Putri wanitanya yang 15 tahun menjadi Guru Honorer.

Hendra Saputra dari buruh, meminta kejelasan dan ketegasan terkait UMK yang hingga saat ini masih belum berjalan sesuai Undang Undang, sementara itu Muhamad Hasanudin Warga masyarakat mengeluhkan kondisi di Sukabumi saat ini banyak laki laki yang menganggur sementara perempuan bekerja.

BACA JUGA : PT SCG Janjikan Hal Ini Untuk CSR Tahun 2018 di Sukabumi

Menjawab seluruh isu tentang Buruh, Sudrajat berjanji akan menampung seluruh keluh kesah Buruh Sukabumi serta mencari solusi,"Intinya Saya akan memberikan perhatian lebih dan saya akan mempelajari isu isu dikalangan buruh dan mencari solusinya," ungkap Sudrajat, Sabtu [7/4/2018].

Sudrajat membeberkan, "Penduduk jabar saat ini seimbang dengan perbandingan wanita dan laki laki 42 berbanding 50. Kita akan coba bisa balance masalah tenaga kerja laki - laki dan permpuan. salah satu upayanya adalah kita akan mencoba memberikan cuti hamil 6 bulan kepada wanita, sehingga ada peluang laki laki untuk bisa bekerja," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tidar (Tunas Indonesia Raya) Satya Santana kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "alhamdulillah kegiatan berjalan sukses dan lancar, dihadiri seribu lebih Buruh se-kabupaten Sukabumi, saya oftimis Sudrajat mampu menjawab tantangan kaum buruh dimasa depan," tegasnya.(*)

Reporter : Isep Panji / Editor : Dian Syahputra Pasi