Berita Terkini Sukabumi

Rabu, 11 April 2018

Puluhan APK Liar Diturunkan Satpol PP dan Panwaslu Sukaraja Gegara Ini


Tatarsukabumi.ID - Setidaknya 80 Alat Peraga Kampanye (APK) dalam Pilkada 2018 terpaksa diturunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kasie Trantibum Kecamatan Sukaraja bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Selasa [10/4/2018].

Upaya ini dilakukan karena banyak APK yang dinilai melanggar aturan yang telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 4 tahun 2017.

BACA JUGA : Mantan Wanita Nomor Satu Sukabumi, Molly Menilai Pilkada dan Pilwalkot Sukabumi 2018 Cukup Miris

Seperti diungkapkan Muhamad Ibnu Yusuf Komisioner Panwaslu Kecamatan Sukaraja kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "APK yang diturunkan memang bersipat ilegal karena memang diluar yang ditetapkan KPU untuk APK sendiri sudah diatur dalam PKPU nomor 4 tahun 2017, sebagian APK juga dinilai terpasang liar sehingga telah melanggar Perda Kabupaten Sukabumi nomor 10 tahun 2015 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan dan ketentraman masyarakat," beber Ibnu saat ditemui usai penurunan APK, Selasa [10/4/2018].


Ibnu sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Kasie Trantibum Sat Pol PP Kecamatan Sukaraja yang telah bekerja sama dengan Panwaslu dalam upaya menegakan aturan di Pilkada 2018, "Kami telah melayangkan surat ke Sat Pol PP, dan luar biasa tanggapannya, hari ini Kasie Trantibun dan Panwaslu telah melakukan upaya penurunan APK Liar serta APK yang telah melanggar regulasi PKPU," tegas Ibnu.

BACA JUGA : Panwaslu Kabupaten Sukabumi Datangi KPK

Selanjutnya seluruh Alat Peraga Kampanye baik Pamflet, Baliho, Banner serta alat peraga lainnya untuk sementara diamankan di Sekertariat Panwaslu Kecamatan Sukaraja.

Hal ini dilakukan karena keterbatasan tempat di Kecamatan Sukaraja, sehingga untuk sementara APK dititipkan di Sekretariat Panwas. Kami menghimbau kepada timses maupun peserta Pilkada agar bisa mengambil APK di Sekertariat Panwas Kecamatan Sukaraja," pungkasnya. (*)

Kontributor : Prima RK/ Editor : Dian Syahputra Pasi