Berita Terkini Sukabumi

Selasa, 10 April 2018

Heboh Miras Oplosan, Inilah Rilis Resmi Pihak RSUD Palabuhanratu - Sukabumi


TatarSukabumi.ID - Korban Minuman Keras (Miras) Oplosan di Palabuhanratu terus bertambah, hari ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu melakukan jumpa pers, Selasa [10/4/2018].

Dalam jumpa persnya, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Palabuhanratu Saeful Ramdhan didepan awak media mengungkapkan, "Sampai hari ini jam 14.50 jumlah korban yang masuk ke Rumah Sakit Palabuhanratu sebanyak 18 orang, 7 meninggal, kemudian 4 masih di IGD, 1 dalam keadaan kritis dan 5 orang sudah masuk ke ruang perawatan," ungkap Saepul Ramdan, Selasa [10/4/2018].

BACA JUGA : Seorang Pelajar Tewas Akibat Miras Oplosan di Palabuhanratu

Seluruh korban merupakan warga Kabupaten Sukabumi mulai pemuda hingga orang tua, "Rata - rata keluhannya sama, umur korban berkisar 14 sampai 52 tahun. korban berasal dari seputar Palabuhanratu, hanya satu yang berasal dari Cibadak, tapi semua warga Kabupaten Sukabumi," tutur Saepul.

Kabid Pelayanan RSUD Palabuhanratu menjelaskan saat ini beberapa pasien kembali berdatangan, "Terakhir yang meninggal hari ini satu orang, dan mudah mudahan tidak bertambah kembali, tetapi informasi terakhir barusan, dari 18 orang yang masuk masih ada 2 orang korban lagi yang masih dijalan menuju rumah sakit," ujar Saepul.

BACA JUGA : Polres Sukabumi Tangkap 4 Tersangka Pengoplos Miras, Terungkap Inilah Bahan Pembuatan Miras Oplosan

Pihak Rumah Sakit menghimbau kepada masyarakat yang sempat menenggak miras oplosan untuk segera memeriksa kesehatannya, "Diharapkan kepada masyarakat yang saudara atau anaknya yang kebetulan dia mengkonsumsi minuman itu, diharapkan untuk segera datang ke rumah sakit," himbau Saepul Ramdhan.


Sementara itu, dr Wisnu Budiharyanto Kasie Pelayanan RSUD Palabuhanratu, menjelaskan gejala yang menimpa pada pasien miras oplosan, "Jadi pasien datang dengan gejala pusing, kepala sakit, gangguan napas, gangguan percernaan dengan mual muntah,.ada juga yang disertai dengan buang air besar yang disertai dengan darah," ungkap Wisnu.

BACA JUGA : Geger ! 5 Tewas dan Puluhan Lainnya Jadi Korban Miras Oplosan di Palabuhanratu -Sukabumi

Beberapa pasien selamat, datang masih dalam kondisi stabil, beberapa pasien yang dirawat lebih 12 jam saat ini sudah dalam keadaan stabil meski beberapa pasien masih ditangani di IGD untuk konservasi lebih lanjut, "beberapa pasien yang meninggal datang sudah dengan gangguan pernapasan yang hebat yang susah untuk ditangani," jelas Wisnu.

Menurut Wisnu, melewati masa kritis pada beberapa kasus pasien korban miras mencapai 20 hingga 24 jam, "Itu yang mereka minum itu bukan alkohol yang biasa diminum, biasanyakan (jenis) etil alkohol, tapi ini mungkin lebih keras mungkin (jenis) metanol (bahan bakar mesin)," jelas Wisnu.(*)

Reporter : Isep Panji / Editor : Dian Syahputra Pasi