Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Minggu, 15 April 2018

Bikin Gemes, 2 Pemuda Tanggung Bayar Ongkos Angkot Pakai Uang Mainan, Beginilah Nasibnya


TatarSukabumi.ID - Ada ada saja ulah 2 Kakak Beradik remaja tanggung dibawah umur ini, atas ulahnya kedua remaja tanggung ini terpaksa digiring ke Mako Polsek Cibadak, Polres Sukabumi.

Keduanya digiring dan diamankan malam ini sekitar pukul 21.00 Wib gara - gara membayar ongkos angkutan umum jurusan Cisaat - Cibadak (07) dengan menggunakan uang mainan, Minggu [15/04/2018].

BACA JUGA : 2 Korban Luka Bacok, Akibat Tawuran Pelajar di Sukabumi

Di Mapolsek Cibadak, Kakak beradik MRR (16) dan SA (15) warga Kampung Talaga Desa Talaga Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi sekira pukul 19.30 WIB mengaku dalam perjalanan menuju kediaman Gurunya dikawasan Karang Tengah Cibadak.

Sang Adik SA mengaku malu tidak memiliki uang untuk membayar ongkos, sehingga SA membayar ongkos dengan uang mainan pecahan 50 ribu rupiah  yang dilipat lipat hingga sempat mengelabui sang sopir angkutan umum.

BACA JUGA : Seorang Pelajar Tewas Akibat Miras Oplosan di Palabuhanratu

Sementara itu Erik, Sopir (07) angkutan umum jurusan Cisaat - Cibadak merasa tidak tahu jika uang yang dibayar kedua penumpangnya adalah uang mainan, karena kondisi gelap, Erik membayar kembalian kedua bocah sebesar 42 ribu rupiah.

Kedua kakak beradik sempat lari setelah menerima ongkos kembalian, warga sekitar sempat curiga melihat gerak gerik kedua anak tersebut hingga diperiksa dan akhirnya digelandang ke Polsek Cibadak.

BACA JUGA : Razia Miras Gencar Dilakukan Polsek Cibadak

Bripda Eldo Sandi anggota Sat Reskim Polsek Cibadak mengungkapkan, "Saat ini dua remaja kakak beradik sedang difasilitasi dengan pihak pengemudi dan kedua orang tuanya," ungkap Eldo.

Eldo menghimbau Masyarakat agar lebih berhati hati, "masalah uang harus diraba diusap, dan diterawang dan pada saat malam bertransaksi agar memakai lampu ultra violet," ungkapnya.(*)

Reporter : Isep Panji / Editor : Dian Syahputra Pasi