Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Senin, 02 April 2018

Belum Tempuh Perijinan, Kecamatan Layangkan Surat Pemberhentian Pekerjaan Cut and Fill Perusahaan di Cikembar


TatarSukabumi.ID -  Kecamatan Cikembar kabupaten Sukabumi akhirnya melayangkan surat nomor 300/2/3 Tibum (ketertiban umum) terkait pemberhentian sementara kegiatan cut and fill yang dilakukan salah satu perusahaan PT CI yang berada di wilayah Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan hasil monitoring pihak Kecamatan Cikembar, kegiatan cut and fill yang dilaksanakan PT CI diwilayah Kampung Ciangsana Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar belum sepenuhnya menempuh prosedur dan legalitas perijinan.

BACA JUGA : Banjir Nyaris Selutut Rendam Kota Nayor Cibadak

Dengan dasar itu, Pihak Kecamatan mengharapkan Pihak Perusahaan bisa menghentikan sementara seluruh  kegiatan hingga menempuh seluruh perijinan.

Saat dikonfirmasi, Kepala DPM - PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu) Kepala Dinas sedang tidak berada ditempat, Senin [2/4/2018].

BACA JUGA : Pelaku Pembunuhan di Cibadak Diganjar 20 Tahun Penjara

Sementara itu, ditemui dikantornya Kabid Pelayanan Perijinan, Agus Permana kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Memang dilihat dari sisi aspek Peraturan Daerah tentang RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) itu ada sebetunya ada 2 lokasi yang ditetapkan menjadi kawasan industri yaitu Cijambe dan Ciambar.
Persoalan kawasan industri bisa dilakukan oleh pemerintah bisa oleh pihak swasta, hal ini perlu ada ijin dari pusat," ujar Agus.

"Kembali kepada persoalan kepemilikan lahan itu sendiri atas nama PT CI, terus ada informasi ada salah satu perusahaan yang menginginkan lokasi lahan untuk kawasan, apakah nanti
ada take over dari PT CI kepada perusahaan yang baru, lalu nanti setelah ada penetapan kawasannya, tetap ijin-ijin yang lain untuk operasional segala sesuatu harus ditempuh sampai dengan ijin mendirikan bangunan," beber Agus.

BACA JUGA : Ahmad Heryawan Semakin Mantap di Pilpres 2019

Terkait perijinan, Agus menjelaskan, "Memang berkaitan dengan penyimpangan dari pelaksanaan Perda yang ada, otomatis harus dari sisi kesatuan Satpol-PP Kabupaten Sukabumi. Informasinya tentu bertahap mulai dari pihak Kecamatan sampai dengan untuk penertiban adalah leading sektor Satpol -PP Kab.sukabumi, sampai saat ini belum ada tembusan ," ungkap Agus dihadapan stafnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja Kabupaten Sukabumi Dedi Chardiman mengungkapkan, "Hari ini Camat sudah menghentikan, selanjutnya kita (satpol PP) akan back up langkah-langkah yang telah diambil oleh Pihak Kecamatan Cikembar," singkat Kasatpol PP kepada TatarSukabumi.ID saat dikonfirmasi melalui saluran telepon.(*)

Reporter : Rapik Utama / Editor : Dian Syahputra Pasi