Header AD

Baru 73 Desa dari 381 Desa se-Kabupaten Sukabumi Terima ADD, Ternyata Ini Masalahnya


TatarSukabumi.ID - Pembangunan tingkat Desa di Kabupaten Sukabumi tahun 2018 mulai menggeliat, kucuran Dana Desa (DD) maupun Anggaran Dana Desa (ADD) tahap awal telah masuk Rekening Kas Desa (RKD).

Namun pencairan DD maupun ADD tidak seluruhnya menyeluruh ke 381 Desa se-Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA : BPK Pantau Desa, Bupati Sukabumi Minta Aparatur Desa Lakukan Ini

Data yang diterima TatarSukabumi.ID hingga tanggal 16 April 2018 baru 73 (kurang dari 20%) Desa yang telah menerima Anggaran Dana Desa (ADD) dari 381 desa se-kabupaten Sukabumi.

Untuk Dana Desa tahap awal (20%) tercatat hanya 162 Desa (kurang dari 50%) yang telah mendapatkan kucuran DD dari 381 desa se-kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA : Gelombang Tinggi dan Laut Pasang Sepanjang Pantai Selatan, Balawista Himbau Warga Lakukan ini

Beberapa faktor yang menjadi kendala telatnya penyaluran Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa, seperti diungkapkan salah seorang Tenaga Ahli (TA) PMD Kemendes PDT Yuliansyah kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Bila permasalahan yang ditemukan, saya pikir kita juga baru melangkah untuk tahun 2018 ini, cuma permasalahannya mereka agak berat dikarenakan sebelumnya mereka (desa) sudah mensosialisasikan baik RKPDes dan APBDES kepada warga masyarakat. Dengan adanya hal ini (program padat karya tunai) sehingga RKPDes atau APBDes mungkin ada beberapa yang harus dirubah," ungkap Yuliansyah usai acara sosialisasi desiminasi mekanisme penyaluran penggunaan Dana Desa melalui padat karya tunai tahun 2018 di aula kantor Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Senin [24/4/2018].

BACA JUGA : Geram Terhadap PT Aqua Golden Mississippi, Ketua DPRD Sukabumi Akan Lakukan Hal Ini

"Untuk kendala teman-teman didesa yang laporannya belum lengkap, kami baru menginventaris hal tersebut Insha'Allah kami akan turun ke masing-masing desa tersebut agar kita lebih obyektif dalam mengatakan sebenarnya apa sih yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan pelaporan," tambah Yuliansyah.

"Sebetulnya kita berharap dengan adanya program padat karya 30%, HOK 30 % bisa tepat sasaran, sehingga lebih banyak lagi masyarakat miskin yang mendapatkan pekerjaan walaupun pekerjaan itu tidak tetap, tapi setidaknya ketika ada pembangunan dari dana desa mereka bisa mengikuti pekerjaan itu," ucap Yuliansyah.(*)

Reporter : Rapik Utama / Editor : Dian Syahputra Pasi

Baru 73 Desa dari 381 Desa se-Kabupaten Sukabumi Terima ADD, Ternyata Ini Masalahnya Baru 73 Desa dari 381 Desa se-Kabupaten Sukabumi Terima ADD, Ternyata Ini Masalahnya Reviewed by Tatar Sukabumi on Senin, April 23, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads