Berita Terkini Sukabumi

Senin, 02 April 2018

Ahmad Heryawan Semakin Mantap di Pilpres 2019


TatarSukabumi.ID - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melakukan dialog dan temu wicara bersama Tokoh Masyarakat, Ormas, dan warga Sukabumi yang dilaksanakan di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi, Minggu [1/04/2018].

Digadang gadang Gubernur Jabar yang merupakan Putra asli Sukabumi ini menjadi salah satu kandidat kuat Capres dan Cawapres di Pemilu 2019 mendatang.

BACA JUGA : Mantan Wanita Nomor Satu Sukabumi, Molly Menilai Pilkada dan Pilwalkot Sukabumi 2018 Cukup Miris

Kang Aher sapaan akrab tokoh nomor satu Jabar kepada TatarSukabumi.ID, mengungkapkan, "Yang pertama tentu kita menghormati semua pendapat yang berkembang di alam demokrasi seperti ini. Yang dikemukakan oleh masyarakat itu adalah bagian dari demokrasi. Oleh karena itu mari kita bersikap dengan arif, tentu ini disalurkan lewat suara demokrasi," tutur Aher.

Aher menambahkan, "Sekali lagi ini gambaran Demokrasi, gambaran kolektif atau masukan- masukan dari masyarakat Jawa Barat yang menghendaki ada putera terbaiknya menjadi Pimpinan Nasional  menjadi milik Nasional," ungkap Aher,  saat ditemui usai Acara, Minggu [1/4/2018].

BACA JUGA : Kang Aher Hadiri HUT Kota Sukabumi ke-104

Saat dikonfirmasi Kesiapan Aher jelang Pilpres 2019 mendatang, Aher berkomentar, "Kan masih panjang ni ceritanya. Apakah permintaan dan dorongan sampai berhasil atau tidak kan masih panjang. Tapi yang jelas sebagai bagian Posisi Demokrasi saya kira mari kita jalankan dengan baik, dengan menghadirkan kompetisi yang sehat dan kesejukan dalam berdemokrasi sehingga proses Demokrasi kita ikuti," ujar Aher. 

"kita jaga sehingga tahapan- tahapan Demokrasi berjalan dengan baik dan tahapan terakhir dimana Pilpres pada saat itu terjadi berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin dengan suara paling besar yang kemudian menjadi pilihan bangsa ini," tegas Aher. 

Terkait nantinya yang akan menjadi pasangan Aher dalam Pilpres mendatang, Aher menanggapi, "Saya kira ini masih cukup lama jalannya yang terpenting ini adalah suara masyarakat Jabar, yang menurut pengamatan saya sudah menjadi suara kolektif masyarakat Jabar," tegas Aher.

"Saya sudah tidak menempatkan lagi partai, tidak memandang etnis lagi, bahkan tidak memandang agama lagi, yang jelas ada kerinduan tokoh- tokoh dan masyarakat Jawa Barat untuk mendorong salah satu putera terbaiknya menjadi milik Nasional, menjadi milik semua bangsa," tegasnya.(*)

Reporter : Dasep Maulana / Editor : Dian Syahputra Pasi