Berita Terkini Sukabumi

Selasa, 13 Maret 2018

Luar Biasa, Hasil BUMDes Desa Talaga Mulai Merambah Pasar Luar Sukabumi


TatarSukabumi.ID -Patut diteladani inovasi serta terobosan pengurus BUMDes (Badan Usaha Milik Desa)
Maju sejahtera, meski belum genap berusia satu tahun berjalan kepengurusan, sesuai perdes No:01/Perdes-tgl/VIII/2017, dengan kantor Sekretariat di Perumahan Griya Permata Permai RT 05/RW 01 Desa Talaga Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi.

Inovasi usaha BUMDes Maju Sejahtera memiliki beberapa bidang usaha diantaranya PPOB (transaksi pembayaran online), biro jasa ( penyelesaian surat tanah, Kendaraan, listrik, Pemasangan GPS) dan yang paling berpotensi adalah produksi dan perdagangan (Usaha konveksi pembuatan tas, tikar, makanan produk rumahan).

BACA JUGA : Dana Desa Telah Siap di Kas Daerah Sukabumi, Bulan Maret Bisa Cair

Ketua BUMDES Maju Sejahtera Ucup Supriani dihadapan pengurus lainnya Jiji, Firman kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Kami baru terbentuk pada tanggal 24 agustus 2017, kinerja BUMDes pada dasarnya merupakan pilar kegiatan ekonomi di masyarakat desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial dan komersial dimana manfaatnya berpihak kepada kepentingan warga masyarakat desa," ungkap Ucup.

Ucup menjelaskan, "untuk produksi
Tikar lipat terbuat dari bahan mikrosatin tahan air, tidak licin, ukuran panjang 2 meter lebar 1,5 meter dengan harga berkisar Rp.60.000,- s/d Rp. 70.000,- rupiah. Walau kami dengan tiga orang pekerja baru mampu memproduksi dalam sehari 60 sampai 100 buah tikar lipat ,dari limbah potongan kami buatkan pula tas untuk anak sekolah, remaja dan kaum ibu, termasuk kami pun mencoba memproduksi olahan makanan baby fish atau dari ikan bungkreng, niladan ikan mas," beber Ucup, saat ditemui di area stand penjualan di lapang Talaga, Sabtu [10/3/2018].

BACA JUGA : 7 Fakta Unik Kota Sukabumi, Mulai Mak Erot Hingga Syahrini

Hasil produksi BUMDes Desa Talaga telah dipasarkan di Kecamatan Caringin dan mulai merambah pesanan dari beberapa daerah wilayah Kabupaten Sukabumi bahkan hingga luar Sukabumi.

"Meski terhambat masalah permodalan, namun kami tetap berusaha agar usaha BUMDes harus tetap berjalan sebab ini adalah amanah," ungkap Ucup Supriani. (*)

Reporter : Rapik Utama / Editor : Dian Syahputra Pasi