Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Selasa, 07 November 2017

Ini Kata Wabup Adjo Tentang Program Nawacita Percepatan Pembangunan

TatarSukabumi.ID - Program Nawacita percepatan pembangunan wilayah pedesaan di Kabupaten Sukabumi memasuki tahap akhir, di tahun anggaran 2017.

Disela kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Setda Palabuhanratu beberapa saat lalu, Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi Drs. H. Adjo Sardjono kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan "Diingatkan kepada Camat, dalam pelaporan pemerintah desa berkaitan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (Dana Desa) bisa segera selesai dilaporkan, mudah-mudahan lancar, " ungkap Adjo.

Pemkab Sukabumi mengikuti kegiatan terkait pembahasan pembangunan diwilayah Jabar Selatan, yang dilaksanakan di Jakarta, dalam pertemuan tersebut fokus membahas 3 wilayah, Kabupaten Sukabumi, Garut dan Bogor yang dinilai masih banyak rumah tangga miskin dengan jumlah penduduk yang cukup padat.

BACA JUGA : JOKOWI : Dana Desa Dialokasikan Di Sektor Padat Karya Dikelola Secara Swakelola

Wabup mengungkapkan untuk di Kabupaten Sukabumi, beberapa program  ditangani Dinas Sosial, menyangkut penanganan kartu Indonesia sehat, kartu Indonesia pintar serta penanganan rumah tidak layak huni.

Wabup mengutip ungkapan Menko Maritim "Bahwa ada kolerasi antara kondisi infrakstruktur jalan dengan angka kemiskinan," ungkap Wabup, sehingga Pemkab Sukabumi mengikuti rapat koordinasi dengan Gubernur BI.

Adjo menjelaskan "Kemarin saya tegaskan lagi bahwa khusus di daerah yang infrakstruktur jalan rusak untuk angka kemiskinan tinggi, karena perkembangan ekonominya lambat, tidak bisa menyerap tenaga kerja," Ungkap Wabup.

BACA JUGA : Jokowi Bagikan Hampir 3 Ribu Hektare Izin Pemamfaatan Hutan Kepada Warga

Kemudian saya sampaikan  rencana pembangunan tol Bocimi, jalur double track kereta api, termasuk kondisi jalan provinsi serta kondisi kabupaten. Sedangkan untuk kondisi jalan kabupaten diseimbangkan dengan kemampuan APBD kabupaten setiap tahunnya,

Mudah-mudahan kedepan ada tindak lanjut dari pemerintah pusat berikan
Bantuan DAK khusus jalan  bisa terus meningkat" jelas Adjo.(*)

Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi