Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Kamis, 09 November 2017

Hanya Dalam 1 x 24 Jam, Kasus Lapas Nusakambangan Berhasil Diungkap Polisi

TatarSukabumi.ID - Selasa (07/11) keributan terjadi di lapas Permisan Nusakambangan, antara warga binaan S dan D, hal ini terjadi ditengarai karena adanya perselisihan pribadi, perebutan gengsi hingga terjadi keributan yang melibatkan beberapa napi di dalam Lapas Nusakambangan.

Keributan tersebut mengakibatkan setidaknya 3 orang napi lapas Permisan Nusakambangan menjadi korban, salah satunya JK yang mengalami luka di pelipis kiri dan telapak tangan, dan satu korban meninggal dunia atas nama TB.

3 korban lainnya menjalani perawatan intensive di RSUD Cilacap untuk dilakukan visum, sedangkan korban meninggal dunia di otopsi di RSU Margono Purwokerto.

BACA JUGA : Gadis 16 Tahun Diperkosa 2 Lelaki Bejat Di Cicurug

Kepolisian Resor Cilacap, Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di lapas Permisan Nusakambangan, seperti diungkapkan Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, S.I.K., M.H bersama Kalapas Permisan Yan Rusmanto, AMD.IP., S.H., M.H, didampingi oleh Kasat Reskrim dan Kasi Propam saat mengeluarkan pres release yang digelar di Mapolres Cilacap, Rabu (08/11)

Kapolres Cilacap menyebutkan bahwa Polres Cilacap hanya membutuhkan waktu 1 X 24 jam untuk mengungkap dan menangkap pelaku pengeroyokan yang terjadi di lapas Permisan Nusakambangan yang terjadi pada 7 November 2017.

Selain itu Kapolres Cilacap menjelaskan bahwa 5 tersangka laporan dari korban S dan 2 tersangka lainnya merupakan laporan dari korban D.

BACA JUGA : Viral !!! Video Aksi Penyelamatan Bayi Yang Dibuang Di Tol Cipali

“Sudah ditetapkan 7 tersangka yang saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Cilacap”, ujar Kapolres Cilacap seperti dikutip TatarSukabumi.ID

Pelaku dijerat pasal 170 KUHP Tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara, berikut barang bukti yang disita di tempat kejadian perkara (TKP) berupa berupa pisau, besi, kayu dan batu turut diamankan polisi.

“Sampai saat ini Situasi sudah aman dan kembali seperti semula namun masih ditempatkan personel polres cilacap di lapas permisan nusakambangan untuk mengatisipasi hal hal yan tidak di inginkan”, jelas Kapolres Cilacap. (*)

Sumber : Humas Polri
Editor : Dian Syahputra Pasi