Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Minggu, 12 November 2017

BURUH : Aspirasi Buruh Seolah Belum Terwakilkan di Legislatif

TatarSukabumi.ID - Serikat buruh Kabupaten Sukabumi bersepakat untuk menyuarakan dan menuntut  diberlakukannya upah minimum sektor.

Selain itu serikat buruh juga secara tegas menolak diberlakukannya upah padat karya.

BACA JUGA : Buruh se-Kabupaten Sukabumi Ancam Mogok Massal

Salah seorang ketua serikat buruh di Sukabumi, Nendar Supriatna, dalam acara yang digelar oleh salah satu Partai yang dilaksanakan di Desa Karang Tengah Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/11/2017) kemarin, kepada TatarSukabumi.ID membeberkan.

Menurutnya, aspirasi buruh saat ini seolah belum terwakilkan di legislatif, saat ini kesejahteraan dan upah buruh ditentukan oleh produk politik.

BACA JUGA : Ini Penjelasan Anggota DPR- RI Fraksi Gerindra, Terkait Calon Gubernur Jabar

Ada 3 fungsi yang menurutnya perlu, mulai pengawasan, legislasi dan anggaran, "Saya memandang untuk perburuhan saat ini belum terealisasikan, pengawasan, dan masih banyak PR menumpuk, sementara itu adalah bagian tugas dari komisi IV, " jelas Nendar.

Terkait akan diadakanya Aksi mogok massal buruh, Nendar berkomentar jika itu merupakan pekerjaan yang pada intinya menjadi target bahwa Upah jenis sektor itu memang harus ada.

BACA JUGA : 7 Fakta Kebaya Sunda Sexy yang Viral, No 6 Pendapat Kritikus Fashion Designer Nasional

"Yang menjadi persoalan saat ini, kenaikan upah sudah menjadi pembatasan oleh pihak pemerintah melalui produk PP 78, Pada dasarnya kita tetap menolak," tambah Nendar.

"Untuk melaksanakan AKSI, kami kembalikan ke 137. UU 13 th 2003, Akibat gagalnya perundingan, hingga saat ini gugatan sudah menyiapkan rencana program kerja yang berkaitan dengan UMSK tersebut," sambung Nendar.

"Kami akan mengedepankan Sosial Dialog, tinggal bagaimana niatan dari pihak perusahaan, Pada prinsipnya, Mogok Kerja tidak bisa dihalang-halangi manakala syarat dan ketentuan sudah kami tempuh" pungkasnya.(*)

Reporter : Dasep Maulana
Editor : Dian Syahputra Pasi