Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Minggu, 12 November 2017

7 Fakta Kebaya Sunda Sexy yang Viral, No 6 Pendapat Kritikus Fashion Designer Nasional

TatarSukabumi.ID - Belakangan Foto dan Video mengenai peragaan busana yang dilakukan dalam acara Wedding Expo di salahsatu Hotel di Kota Sukabumi dianggap melecehkan.

BACA JUGA : KAPOLRES SUKABUMI : Tidak Ada Ampun Dan Toleransi Terhadap Pelaku Cabul

Terlihat dalam peragaan busana tersebut, salah satu model mengenakan setelah Kebaya dengan bawahan yang cukup transparan dan menyerupai warna kulit.

Hingga selintas membuat seolah model tersebut tidak menggunakan bawahan saat berjalan di Catwalk.

BACA JUGA : Heboh Video Model Berkebaya Seolah Bugil Diduga Di Sukabumi

Lebih lanjut, terkait masalah ini telah ditangani pihak aparat Kepolisian.

Pasca gegernya video peragaan busana yang dianggap melecehkan kebudayaan terutama Sunda tersebut, akhirnya Designer Kebaya Sunda Seksi dipanggil oleh Tim Reserse Kriminal Polres Sukabumi pada Jumat (10/11/2017) lalu.

BACA JUGA : Miris , 4350 Pelajar Terjangkit HIV Aids, Dan 21 Ribu Di Jawa Barat Pengidap HIV Aids Akibat Sex Sesama Jenis

TatarSukabumi.ID pun menghimpun beberapa fakta mengenai beredarnya Video Kebaya Sunda seksi tersebut diantaranya.

Inilah Beberapa Fakta Tentang Baju Kebaya Sunda Tidak Senonoh yang Menggemparkan

1. Perancang Busana (Designer)

Perancang Busana dari Kebaya Sunda yang dianggap melecehkan norma budaya dan agama tersebut diketahui bernama Semy Atmaja.

BACA JUGA : Viral !!! Video Aksi Penyelamatan Bayi Yang Dibuang Di Tol Cipali

2. Designer Tidak Bermaksud Melecehkan dan Mencari Sensasi

Semy Atmaja pada awalnya tidak mengetahui sama sekali bahwa Busana yang dirancangnya akan menimbulkan efek yang begitu luas.

BACA JUGA : Tragis, Bocah Cilik Terseret Arus Sungai Hingga 3 KM Di Sukabumi

Semy Atmaja juga tidak sama sekali berniat untuk memberikan sensasi bahkan sama sekali tidak ada tujuan yang mengarah pada pelecehan dan pornografi.

3. Semy Atmaja Klarifikasi dan Meminta Maaf

Setelah mendapatkan pengarahan dan dimintai keterangan, Semy Atmaja menyampaikan permohonan maafnya dihadapan awak media yang hadir dan meminta maaf kepada publik.

BACA JUGA : Mulai 13 November 2017 BPKB Bisa Diproses Secara Online

4. Seperti Tidak Menggunakan Bawahan

Kebaya Sunda yang dirancang oleh Semy Atmaja terlihat tidak ada yang aneh di bagian atasan.

Namun pemilihan bawahan Kebaya Sunda tersebut miliki warna yang sama dengan kulit, sehingga menciptakan ilusi seolah tidak menggunakan bawahan.

BACA JUGA : Heboh Video Model Berkebaya Seolah Bugil Diduga Di Sukabumi

Beberapa netizen bahkan menganggap bawahan Kebaya tersebut transparan.

5. Kebaya Sunda Ini Viral di Pemberitaan Nasional

Acara wedding expo Sukabumi 2017 kali ini mendapat sorotan publik, bahkan video yang diduga berasal dari instastories salah seorang pengunjung, menjadi salah satu bahan yang diperbincangkan di seluruh daerah.

BACA JUGA : Oknum Guru Silat Dilaporkan Wali Murid Dengan Dugaan Melakukan Tindakan Tidak Senonoh

Beberapa media nasional pun memberitakan terkait dugaan Pelecehan atas Kebaya tersebut yang diduga melanggar norma Etika, Moral dan ‘Pakem’tentang Kebaya Sunda.

BACA JUGA : Wajib Tahu Hari Ini 11-11 adalah Harbolnas

6. Begini Pendapat Pakar Dunia Fashion dan Kritikus Mode Nasional

Redaksi TatarSukabumi.ID beberapa saat lalu sempat bertemu dengan Sonny Muchlison.

Kritikus Fashion dan Dosen di bidang Fashion Design ini mengungkapkan bahwa segala sesuatu tradisi tidak bisa digabungkan dengan Seni modern.

BACA JUGA : Gadis 16 Tahun Diperkosa 2 Lelaki Bejat Di Cicurug

“Namanya ketentuan adat seperti Pakem’ mengenai pakaian adat seperti Kebaya tu sudah tidak dapat ditawar, hal itu sesuai dengan penghormatan kita kepada sejarah, adat istiadat dan sesuatu yang bersifat sakral,” ujar Sonny Muchlison saat ditemui juga bersama tim Stylo di kediamannya, Jurang Mangu, Tanggerang Selatan (3/11/2017).

7. Antara Adat, Tradisi, Pakem dan Seni Modern

BACA JUGA : Warga Keluhkan Registrasi Kerap Error , Ini Cara Daftar SIM CARD Prabayar Yang Benar

Sebenarnya tidak ada masalah dalam berkreasi sesuai dengan idealisme dan kebebasan berekspresi.

Namun siapapun itu tetap harus memperhatikan segala aspek seperti norma-norma yang berlaku dalam adat ke-timuran.

BACA JUGA : Dipastikan Ridwan - Daniel Maju Sebagai Pasangan Calon Di Pilgub Jabar

Generasi muda, salah satunya designer yang disebutkan diatas sepantasnya kita apresiasi tentang keberaniannya dalam menuangkan ide dan karya dalam sebuah kebaya, namun alangkah lebih baik untuk tetap memperhatikan adat dan norma yang berlaku di masyarakat, agar tidak menimbulkan efek negatif dari masyarakat.(*)

(Redaksi/Aldi Kusuma)