Berita Terkini Sukabumi

Selasa, 24 Oktober 2017

Ini Kronologi Penjemputan Warga Negara China Yang Diduga Pekerja Ilegal Di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Dipelosok Selatan Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijiwa, Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.

Berdirinya sebuah perusahaan tambang Emas PT LM yang diduga mempekerjakan beberapa orang Warga Negara China yang diduga TKA Ilegal menjadi sorotan warga.

Warga melaporkan ke Dinas terkait akan adanya permasalahan warga China ini, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi bersama Satuan Polisi Pamong Praja bergerak cepat, mendatangi lokasi dan menjemput warga China yang diduga Ilegal.

BACA JUGA : 6 Warga China Diduga Pekerja Tambang Di Sukabumi Digiring Ke Kantor Imigrasi

Operasi penjemputan dilaksanakan Senin (23/10 ) sekitar pukul 13:00 Wib oleh anggota Satpol PP Kabupaten Sukabumi serta Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Menurut salahseorang anggota SatPol PP secara singkat kepada TatarSukabumi.ID membeberkan tempat TKA disekitar lokasi tambang emas di Kampung Cijiwa, Desa kertajaya Kecamatan Simpenan kabupaten sukabumi.

Sengaja dalam perjalanan menuju kantor imigrasi, saya membawa kendaraan harus cepat disebabkan membawa TKA serta jangan sampai terkendala macet di seputar wilayah GSI cikembar, sampai dari perjalanan dari simpenan ke kantor imigrasi pukul 16:40, jelasnya.

BACA JUGA : Diduga Ilegal , 2 Warga Kenegaraan China Melarikan Diri Saat Dijemput Petugas

Dalam operasi penjemputan  warga negara tiongkok ini Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi menurunkan 5 orang anggota.

Warga Negara China yang diduga TKA ini mendiami bangunan bedeng,Disekitar lokasi tambang ditemukan 6 bangunan petak, yang diduga didiami 7 pria dan seorang Wanita warga Negara China.

Ditempat itu juga terlihat Warga  masyarakat sekitar yang bekerja rumahan untuk masak dan cuci.

BUKA VIDEONYA : https://youtu.be/Ea0Yf-v7Mbo

"Ketika dilokasi awalnya TKA berjumlah 8 orang , namun ketika 2 orang TKA minta ijin sebentar akan keluar dahulu ,namun setelah sekian lama mereka berdua tidak kembali lagi" papar anggota Pol PP.

Perkara ini selanjutnya akan didalami pihak Imigrasi Sukabumi,

Redaksi