Wilujeng Sumping di Tatar Sukabumi - Keluhan Warga Silahkan email : kasukabumian@gmail.com Pengaduan SMS Ketik : LAPOR(spasi)PESAN kirim ke 0857-222222-66 Informasi peliputan dapat menghubungi nomor tersebut

Rabu, 25 Oktober 2017

Bantuan Modal Wirausaha Bagi Waway Orang Berkebutuhan Khusus Asal Palabuhanratu

TatarSukabumi.ID - Palabuhanratu, Rabu (25/10), Harapan Waway warga Kampung Cileungsing RT 02/ RW 02, Desa Cileungsing Kecamatan Cikakak Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat, akhirnya terkabul.

Sosok gadis kelahiran Sukabumi 16 Agustus 1976 silam, meski dengan segala keterbatasannya, namun bertekad untuk tetap berjuang dalam hidupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Waway berharap ada perhatian serius dari pemerintah akan nasibnya,

BACA JUGA : Penuh Inspirasi , Waway Warga Sukabumi Penyandang Disabilitas

Akhirnya, Hari ini Rabu (25/10) Pemerintah Desa Cileungsing bekerjasama dengan organisasi sosial SAWALA II, berkunjung ke kediaman Waway.

Tidak hanya sampai disitu, Waway diboyong ke salahsatu pusat pertokoan  di kawasan Palabuhanratu, untuk diberikan tunjangan beberapa kebutuhan pokok dalam rangka menunjang usaha Waway.

Perwakilan Desa, dan SAWALA II yang diwakili oleh, Wawan, Ruslan R, Dodi, Riana dan Ahmad Maliki, dalam kegiatan ini mengungkapkan "Atas nama pemerintah desa Cileungsing mengucapkan terimakasih kepada SAWALA II serta semua pihak yang telah memotivasi kami untuk lebih perduli terhadap saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan".

Wawan Barta selaku BPD Desa Cileungsing, menjelaskan, kedepannya akan diupayakan bantuan modal usaha melalui program BUMDES dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi warga masyarakat ekonomi kecil.

BACA JUGA : 22 Bangunan Milik Warga Cisaat Terbakar , Dipastikan Semua Barang Ludes

Wawan pun menegaskan, Pihak Desa akan berusaha mensosialisasikan, jika ada kegiatan didesa untuk memesan makanan (konsumsi) kepada Waway.

Di toko perabotan dengan malu malu Waway hanya mengambil barang yang benar benar diperlukan, kompor gas dan alat masak lain, meski ditawari peralatan lain, waway menolak.

Kepada TatarSukabumi.ID, Waway mengungkapkan "Saya bersyukur masih diberikan kesempatan hidup, semoga bisa terus berbakti merawat ibu sampai akhir hayat walaupun keadaan saya serba terbatas, dan terimakasih kepada pemerintah desa yang telah menanggapi keberadaan dan telah membantu saya sekeluarga"ungkap Waway.(*)

Penulis : Rapik Utama